Basmi Hama Tikus dengan Oli, Bagaimana Bisa?


Pertanianku — Salah satu hama yang paling sering dikeluhkan petani padi adalah tikus. Berbagai cara dilakukan petani untuk membasmi hama pengerat yang membandel tersebut. Namun, jangan khawatir, Anda bisa basmi hama tikus dengan oli.

basmi hama tikus
Foto: Pixabay

Cara membasmi hama tikus dengan oli termasuk efektif di beberapa tempat. Hanya saja, oli yang dibutuhkan jumlahnya cukup banyak. Banyaknya oli yang diperlukan menyesuaikan dengan luasnya area pertanian yang akan dipasangi pembasmi tikus ini. Secara umum, cara membasmi hama tikus dengan oli dilakukan dengan beberapa langkah berikut.

  1. Menyediakan oli bekas

Walaupun banyak petani yang tidak meragukan cara ini, harga oli yang cukup mahal menjadikan banyak dari mereka yang tidak menggunakannya. Padahal, untuk menggunakan cara ini Anda tidak diharuskan menggunakan oli baru.

Jika menggunakan oli bekas, Anda harus memastikan bahwa oli bekas tersebut benar-benar oli murni. Pada dasarnya, yang Anda butuhkan bukanlah baru atau tidaknya oli yang digunakan, melainkan sifat dari oli tersebut.

  1. Campurkan oli dengan racun tikus

Setelah Anda mendapatkan oli, hal selanjutnya yang Anda butuhkan adalah racun tikus. Racun tikus pada umumnya memiliki cara kerja yang sama seperti pestisida. Racun tikus merupakan salah satu inti dari cara ini. Cara menggunakan racun tikus ini adalah mencampurnya secara merata dengan oli. Usahakan jumlah racun tikus yang digunakan tidak lebih banyak dari oli.

Cara kerjanya, ketika oli dan racun tikus sudah bercampur dalam sebuah genangan dan tikus melewatinya, oli akan membantu racun menempel pada bulu-bulu tikus. Oli inilah yang membuat gerakan tikus terganggu sehingga tikus ingin membersihkannya dengan cara menjilatinya.

Karena oli sudah tercampur dengan racun tikus, sudah dapat dipastikan racun tikus juga akan masuk ke mulutnya saat dia membersihkan tubuh. Dari sanalah kemudian racun tikus bekerja dan membunuh tikus-tikus tersebut.

  1. Alirkan oli di sekitar sawah
Baca Juga:  Petani dan Nelayan Dibantu FAO untuk Bangkit Pascagempa

Jika saluran air atau parit sudah dibuat mengelilingi area pertanian, Anda bisa langsung mengisi parit tersebut dengan oli yang sudah dicampur dengan racun tikus. Agar oli dan racun tikus tidak terdeteksi oleh penciuman tikus, Anda bisa menambahkan sedikit air pada parit sehingga oli tercampur dengannya.

Oli yang samar oleh air membuat tikus tidak ragu berenang di dalamnya untuk mencapai area pertanian. Saat inilah, oli akan menempel pada bulu tikus dan racun tikus akan bekerja saat tikus membersihkannya dari bulu-bulu mereka.