Bawang Merah Besutan Balitbangtan yang Tahan Penyakit

Pertanianku — Bawang merah (Allium cepa L.) adalah salah satu komoditas unggulan yang memiliki permintaan pasar yang sangat baik. Pasalnya, kebutuhannya terbilang tinggi. Hal tersebut mendorong Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) menghasilkann varietas bawang merah terbaru.

bawang merah
foto: pertanianku

Menurut informasi yang dilansir dari laman Kementerian Pertanian Badan Litbang Pertanian, varietas bawang hasil penelitian Balitbangtan yang baru dirilis pada 2019 ialah bawang merah Ambassador Agrihorti 1. Bawang ini dihasilkan dari perkawinan silang antara varietas bawang merah trisula dan varietas bawang merah bali karet.

Bentuk umbi dari bawang  Ambassador Agrihorti 1 adalah bulat dengan panjang 33,31—35,88 cm dengan lebar 4,54—5,69 cm. Daun dari tanaman bawang varietas terbaru ini berwarna hijau dengan jumlah daun per tanaman sebanyak 6—8 helai.

Loading...

Bawang Ambassador Agrihorti 1 dapat dipanen pada saat 71 hari setelah tanam dan memiliki peluang panen sebanyak 80 persen. Warna umbi bawang varietas terbaru ini adalah ungu tua dengan berat bawang basah sekitar 15,05 gram dan bawang kering sekitar 9,14 gram.

Ketika disimpan, bawang merah ini akan menyusut hingga sebesar 39,32 persen untuk bawang merah basah, sedangkan bawang merah kering sebesar 46,49 persen.

Untuk satu rumpun tanaman, dapat menghasilkan 5—7 buah. Kelebihan dari bawang varietas terbaru ini adalah tahan terhadap penyakit antaknos (Colletotricum gleosporoides). Selain itu, bawang ini juga memiliki daya tahan yang cukup lama, yakni sekitar 3 bulan jika disimpan pada suhu normal, antara 25—30°C.

Satu hektare lahan dapat menampung tanaman bawang Ambassador Agrihorti sebanyak 260.000 tanaman. Kapasitas panen mencapai 21,88—26,54 ton untuk bawang basah dan 11,63—14,51 ton bawang kering.

Varietas terbaru ini dapat ditanam dan beradaptasi di dataran tinggi serta dapat menjadi pilihan baru bagi masyarakat karena sistem ketahanan tanaman bawang yang baik terhadap jenis penyakit yang sering menyerang tanaman. Dengan begitu, mampu menaikkan kemungkinan panen petani dan meminimalisir kerugian yang terjadi.

Baca Juga:  Waspada, Penyakit Cabai yang Sering Datang Saat Musim Hujan
Loading...
Loading...