Begini Cara Aplikasi Pupuk Daun untuk Merangsang Pembungaan dan Pembuahan

Pertanianku — Pupuk yang diberikan melalui daun harus dilarutkan terlebih dahulu ke dalam air, kemudian larutan disemprotkan ke permukaan bawah daun. Pupuk daun dapat berguna untuk mempercepat tanaman berbuah, terutama untuk tanaman buah semusim dan tanaman buah yang ditanam di dalam pot.

pupuk daun
foto: Pertanianku

Pemberian pupuk daun harus dilakukan secara hati-hati dan mengikuti aturan pakai yang sudah ditetapkan. Jangan pernah melanggar aturan pakai karena dapat berakibat buruk pada tanaman atau pupuk daun tersebut akan terbuang sia-sia. Namun, jika pada kemasan tidak tercantum aturan pakai, Anda bisa mengaplikasikan pupuk hingga daunnya basah.

Penyemprotan pupuk tidak boleh dilakukan ulang meskipun di dalam sprayer masih tersisa beberapa mili liter larutan pupuk. Pasalnya, jika daun terlalu banyak diberikan pupuk, malah akan menyebabkan daun menjadi hangus.

Penyemprotan dilakukan di bagian sisi permukaan bawah daun, karena di tempat itulah penyerapan paling efektif akan berlangsung. Di bagian tersebut terdapat banyak stomata atau mulut daun yang berperan menyerap unsur hara. Stomata daun dapat terbuka apabila ada tekanan tugor dan sel penutup meningkat.

Jika kandungan air di dalam daun menurun, stomata pada daun menutup, akibatnya daun tidak bisa menyerap apa pun. Oleh karena itu, ketika daun disemprot dengan pupuk daun, stomata akan terbuka dan menyerap larutan pupuk tersebut.

Gunakan sprayer atau alat semprot agar penyemprotan pupuk daun berjalan efektif. Bentuk dan ukuran sprayer dapat disesuaikan dengan jenis tanaman yang dimiliki. Untuk tanaman pendek atau tabulampot, Anda cukup menggunakan sprayer tangan biasa. Sementara itu, untuk tanaman yang sudah tumbuh tinggi dan besar memerlukan sprayer selang atau sprayer bertangkai nosel panjang.

Waktu penyemprotan pupuk daun yang paling tepat adalah saat matahari sudah terbit, sekitar pukul 09:00. Saat itu panas masih belum terlalu terik sehingga penyerapan pupuk dapat berjalan lebih optimal. Jika Anda tidak bisa memberikannya di pagi hari, pemberian dilakukan sore hari setelah pukul 16:00 hingga hari gelap.

Baca Juga:  Cara Menanam Seledri dari Pangkal Batang yang Masih Ada Akarnya

Pemberian pupuk yang dilakukan saat matahari sedang terik dapat menyebabkan larutan pupuk cepat menguap sehingga tanaman tidak bisa menyerap butrian pupuk. Bahkan, pada beberapa kasus ditemui daun-daun yang mengering atau hangus.

 


loading...