Begini Cara Mengatasi Penyakit Antraks pada Sapi

Pertanianku — Anthrax atau dikenal dengan antraks adalah salah satu jenis penyakit pada ternak yang sangat berbahaya, mematikan, dan dapat juga menular ke manusia. Sebab, penyakit ini dikategorikan sebagai zoonosis. Lalu, adakah cara mengatasi penyakit antraks tersebut?

cara mengatasi penyakit antraks
Foto: Pexels

Nama lain dari antraks adalah radang limpa. Penyakit ini biasanya disebabkan oleh bakteri Bacillus anthracus yang masuk ke tubuh melalui makanan dan minuman. Selain melalui makanan dan minuman yang tidak bersih, bakteri antraks juga bisa masuk ke tubuh melalui tanah yang tercemar oleh bakteri, yang masuk melalui pernapasan dan luka pada sapi.

Ada beberapa ciri-ciri dan gejala antraks pada sapi seperti berikut.

Loading...
  • Gerakan sapi melambat dan tidak aktif.
  • Sapi demam, lemah, dan mudah jatuh.
  • Terjadinya pendarahan pada beberapa bagian tubuh seperti hidung, mulut, pori-pori, dan anus sapi.
  • Terjadinya pembengkakan pada bagian bawah perut.
  • Terjadi peradangan pada bagian limpa dan mengakibatkan sapi menjadi diare.
  • Bila sudah akut atau parah, sapi akan mati mendadak.

Agar penyakit tersebut tidak menyebar dan membahayakan manusia, berikut ini tindakan yang harus dilakukan.

  1. Melakukan pemisahan sapi yang sudah terserang oleh antraks di kandang terpisah (karantina).
  2. Jika sapi sudah terkena antraks, berikan antibiotik dengan spectrum luas seperti Penisilin G, Oxytetracyclin, dan Streptomycin.
  3. Jika sapi belum terkena antraks, lakukan vaksinasi spora avirulen secara berskala setiap tahunnya.
  4. Jangan memberikan pakan sapi dengan akarnya. Berikan hijauan (rumputnya) saja.
  5. Melakukan pengecekan dan pembersihan karantina secara teratur, untuk menghindari pencemaran penyakit antraks.
  6. Jangan pernah kontak fisik dengan ternak jika tidak benar-benar darurat, untuk menghindari penularan penyakit antraks.
Baca Juga:  Cara Ampuh Memikat Burung Walet Supaya Mau Bersarang
Loading...
Loading...