Begini Caranya Pilih Daging Kambing yang Baik

Pertanianku — Daging kambing merupakan salah satu bahan makanan yang digemari di Indonesia. Berbagai olahan daging kambing mulai dari sate, gulai, nasi goreng kambing, sampai sup kambing. Jika untuk dikonsumsi sendiri, Anda harus tau cara memilih daging kambing yang baik.

cara memilih daging kambing yang baik
Foto: pexels

Harga daging kambing umumnya lebih murah jika dibandingkan dengan daging sapi. Namun berbagai kandungan nutrisinya tak kalah lengkap. Meskipun demikian, konsumsi pangan hewani tetap harus dibatasi agar tidak berlebihan.

Agar tidak salah lagi membeli daging kambing, Anda harus memastikan daging yang Anda beli merupakan daging berkualitas. Berikut ini cara-cara yang bisa Anda lakukan saat membeli daging kambing untuk konsumsi.

Pertama, carilah daging kambing yang memiliki warna merah muda kecokelatan. Usahakan lapisan lemak pada daging kambing yang Anda beli berwarna putih tulang atau putih krem.

Daging kambing memiliki aroma yang khas. Hindari memilih daging kambing yang berbau busuk atau prengus. Pastikan pula daging kambing yang Anda pilih masih bertekstur padat dan kenyal, serta tidak lembek bila ditekan.

Kedua, hindari membeli daging yang sudah berwarna abu-abu. Daging tersebut bisa jadi sudah disimpan lebih lama.

Kemudian pilih pula daging yang tidak memiliki darah berlebih. Darah yang masih banyak terdapat pada daging mencirikan penyembelihan yang tidak sempurna.

Hindari pula membeli daging kambing dengan lemak yang sudah berwarna kekuningan.

Ketiga, daging kambing muda lebih disukai karena teksturnya tidak seliat daging kambing yang sudah tua. Cara mencari tahu usia kambing dari dagingnya adalah dengan melihat warna daging kambing. Daging kambing tua cenderung memiliki warna yang lebih gelap.

Keempat, hindari membeli daging yang terlalu berair. Cairan yang dimaksud adalah cairan yang keluar dari daging dan berwarna merah, tetapi bukan darah. Zat tersebut adalah ‘sari’ daging kambing.

Baca Juga:  Cara Merawat DOC Ayam Petelur Bagi pemula

Kelima, jika Anda ingin memastikan kehalalan daging, Anda bisa bertanya kepada penjual apakah proses penyembelihannya sesuai syariat atau tidak. Selain itu, jika Anda membeli dalam jumlah banyak kepada supplier Anda bisa menanyakan sertifikat halal MUI untuk rumah potong tersebut.

Hindari mencuci daging kambing. Pencucian tersebut justru akan membuat aroma khas daging kambing semakin kuat dan dagingnya jadi liat.

Cara membawa daging kambing adalah dengan membungkusnya dengan daun pepaya dan nanas parut. Hal ini mampu membantu melunakkan daging kambing agar tidak terlalu alot saat dimasak.

Loading...