Begini Penjelasan BUMN Terkait Gula yang Tak Sesuai SNI


Pertanianku – Kementerian Perdagangan (Kemendag) beberapa waktu lalu menemukan produksi gula yang dinilai tak sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI). Sebanyak 15 gudang di pabrik gula milik BUMN akhirnya disegel.

Deputi Bidang Usaha Industri Agro dan Farmasi, Kementerian BUMN, Wahyu Kuncoro mengatakan, gula tersebut tak sesuai standar karena warnanya yang telah menguning.

“Kalau disimpan kelamaan dia menguning,” terang Wahyu, ditemui di Kompleks Parlemen Senayan, beberapa waktu lalu. Dilansir dari Republika (31/8).

Untuk itu, Wahyu menyatakan akan mengikuti ketentuan dan aturan yang dikeluarkan oleh Kemendag bahwa gula tak sesuai SNI tidak boleh dijual ke pasaran. Terkait hal tersebut, Kemendag juga meminta pabrik untuk memproses ulang untuk meningkatkan kualitas gula mereka.

“Kita mengikuti ketentuan dari Kemendag. Kalau sesuai SNI ya kita ikuti,” paparnya.

Rendahnya kualitas gula yang diproduksi pabrik-pabrik milik BUMN diduga karena mesin yang digunakan sudah terlalu tua sehingga perlu direstrukturisasi. Karena itu, Komisi VI DPR RI telah meminta Kementerian BUMN segera menyelesaikan roadmap revitalisasi pabrik-pabrik gula milik perusahaan negara.

Komisi VI DPR RI juga meminta Kementerian BUMN untuk segera melakukan koordinasi dengan Kementerian Perdagangan dan lembaga terkait agar pabrik yang disegel dapat segera dibuka.

Baca Juga:  FDA Cabut klaim Kedelai Bermanfaat untuk Jantung
loading...
loading...