Begini Tanda-tandanya Jika Tanaman Kekurangan Nutrisi


Pertanianku — Tanaman yang tidak dapat tumbuh optimal sebenarnya tidak hanya disebabkan oleh hama dan penyakit. Terkadang juga disebabkan tanaman kekurangan nutrisi atau pemberian nutrisi yang tidak tepat yang tak sesuai kebutuhan. Sama halnya dengan mausia, tanaman pun memerlukan asupan gizi yang seimbang.

tanaman kekurangan nutrisi
Foto: Shutterstock

Secara umum, nutrisi tanaman terdiri atas unsur hara makro dan unsur hara mikro. Unsur hara makro yang wajib ada (nitrogen, phosfor, kalium atau yang biasa disebut NPK), serta kalsium, magnesium, dan belerang. Sementara, unsur hara mikro di antaranya boron, besi, seng, tembaga, mangan, khlor, natrium, dan lainnya.

Sayangnya, pemberian unsur hara ini terkadang tidak seimbang dengan kebutuhan sehingga muncul gejala tanaman kekurangan nutrisi. Secara kasat mata, kekurangan nutrisi terlihat jelas pada perubahan fisiknya.

Kekurangan unsur nitrogen

Gejala tanaman kekurangan nutrisi yang paling mudah dikenali adalah warna daun yang cepat berubah cokelat atau kuning, meski daun tersebut masih muda. Perubahan warna ini disebabkan tanaman kekurangan produksi klorofil atau zat hijau daun yang disediakan oleh unsur nitrogen. Apabila dibiarkan, pertumbuhan tanaman akan sangat lambat. Bahkan, bisa berhenti tumbuh sama sekali dan kemudian mati.

Kekurangan unsur phosfor

Ciri tanaman yang kekurangan unsur phosfor bisa dilihat pada daun-daun tua yang berubah warna menjadi keunguan. Tepi daun seperti hangus terbakar, pertumbuhan daun kecil, kerdil, dan akhirnya gugur. Hal ini membuat pertumbuhan tanaman lambat dan cenderung kerdil karena sistem perakaran untuk menyerap unsur-unsur hara yang lain terganggu.

Kekurangan unsur kalium

Nah, yang ini agak sulit mengenalinya. Sebab, tanaman yang kekurangan unsur kalium tidak terlalu tampak gejalanya. Apalagi pada tanaman yang masih muda. Tepi ujung daun yang menguning dan ada bercak-bercak cokelatnya, bisa jadi menandakan tanaman kekurangan unsur kalium.

Baca Juga:  Teknik Bertanam Sayuran Organik di Lahan Sempit

Kekurangan unsur kalsium

Gejala kekurangan kalsium pada tanaman, yaitu titik tumbuhnya lemah, terjadi perubahan bentuk daun yang mengeriting, kecil, dan akhirnya rontok. Kalsium menyebabkan tanaman tinggi, tetapi tidak kekar. Karena berefek langsung pada titik tumbuh, kekurangan unsur ini menyebabkan produksi bunga terhambat. Bunga gugur juga adalah efek dari kekurangan kalsium. Untuk tanaman buah seperti tomat, kekurangan kalsium bisa menyebabkan ujung buah menghitam dan matangnya tidak sempurna.

Kekurangan unsur magnesium

Magnesium berperan penting dalam memperlancar proses fotosintesis serta mengalirkan energi dari sejumlah enzim tanaman. Jadi, tanaman yang mengalami defisiensi unsur magnesium dicirikan dari adanya bercak-bercak kuning di permukaan daun karena energi yang tersedia sedikit. Ciri ini mirip dengan tanaman yang kekurangan cahaya.

Kekurangan unsur belerang

Tanda-tanda tanaman yang kekurangan unsur sulfur atau belerang adalah warna daunnya kusam, menguning dan agak putih. Sementara, pengaruhnya pada tanaman membuatnya tumbuh kerdil, berbatang pendek dan kurus.