Beginilah Cara Kerja Akuaponik

Pertanianku — Akuaponik merupakan sistem yang menggabungkan budidaya tanaman dengan air (hidroponik) dan budidaya ikan (akuakultur). Bagaimana sebenarnya sistem akuaponik bekerja? Berikut ini cara kerja akuaponik sehingga kedua komponen tersebut dapat berlangsung secara optimal.

cara kerja akuaponik
Foto: pixabay

Terdapat tiga komponen utama dalam sistem akuaponik, yaitu ikan, tanaman, dan bakteri pengurai.

Ikan

Hasil penelitian menunjukkan bahwa ikan hanya mengambil 40—50 persen gizi dari makanan yang ia makan. Kotoran ikan mengandung sisa-sisa makanan yang masih mengandung banyak nutrisi. Kotoran ikan dipercaya mampu menjadi pupuk alami yang dapat menyuburkan tanaman.

Sirkulasi dilakukan pada air kolam ikan untuk mengalirkan air yang mengandung kotoran ikan ke arah filter. Filter akan menyaring dan mengubah kotoran ikan dan aliran air akan menuju tanaman.

Ikan-ikan yang biasa digunakan untuk akuaponik adalah ikan mas, bawal, lele, dan gurami. Kebutuhan nutrisi dan lamanya waktu panen dapat disesuaikan dengan kebutuhan.

Tanaman

Akuaponik tidak memanfaatkan air tanah dengan tujuan mendapatkan nutrisi. Zat gizi yang diperlukan oleh tanaman diperoleh dari air yang dialirkan dari kolam menuju akar tanaman.

Tanaman yang biasa digunakan pada akuaponik antara lain bayam, kangkung, selada, pakcoy, dan sawi. Pemilihan tanaman dapat disesuaikan dengan ikan yang digunakan.

Bakteri/Siklus Nitrogen

Siklus nitrogen yang terjadi pada sistem akuaponik adalah perubahan zat amonia dari kotoran ikan menjadi zat nitrit yang dimanfaatkan tanaman sebagai nutrisi tumbuh. Perubahan ini dibantu oleh adanya filter pada instalasi akuaponik.

Terdapat dua jenis filter yang paling umum digunakan, yaitu biofilter dan filter mekanis. Teknik biofilter dilakukan dengan menggunakan bakteri. Agar bakteri dapat berkembang biak dengan baik, dibutuhkan media tumbuh kembang bakteri. Perkembangan bakteri membutuhkan waktu sekitar 1—3 minggu. Contoh biofilter adalah bioball.

Adapun filter mekanis dilakukan untuk menyaring kotoran ikan yang bersifat padat. Tujuannya, agar air menjadi bersih. Salah satu filter mekanis yang umum digunakan adalah Japanese mat.

Dengan menggunakan sistem akuaponik, akan didapat dua keuntungan sekaligus, yaitu tanaman mendapatkan nutrisi dan ikan memiliki ekosistem yang bersih dan tidak tercemar amonia.

Baca Juga:  Petani Rasakan Manfaat Transformasi Pertanian Modern Berkat Alsintan
Loading...