Beginilah Citra Sektor Pertanian RI di Mata Dunia


Pertanianku – Sektor pertanian di Indonesia merupakan salah satu roda penggerak perekonomian bangsa ini. Selain untuk memenuhi kebutuhan sumber pangan seluruh penduduk, kini beberapa komoditas pangan lokal juga kerap diekspor ke sejumlah negara. Lantas, bagaimana citra pertanian Indonesia di mata dunia?

Foto: pixabay

Berdasarkan catatan yang dikeluarkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS), pada triwulan II 2017, sektor pertanian terus memberi kontribusi positif untuk perekonomian tanah air. Menurut BPS, terlihat bahwa besaran produk domestik bruto (PDB) Indonesia mencapai Rp3.366,8 triliun.

Pertanian merupakan sektor kedua paling berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi, setelah industri pengolahan. Posisi sektor pertanian masih di atas sektor lainnya.

Geliat sektor pertanian itu membuat ekonomi Indonesia pun kian kompetitif di dunia internasional.

Kepala BPS Suhariyanto menyebutkan pencapaian pertumbuhan ekonomi kali ini relatif baik.

“Kita hanya di bawah Cina dengan pertumbuhan 6,9 persen. Dengan kondisi ketidakpastian ekonomi global dan penurunan harga komoditas, hasil Indonesia cukup bagus,” ucap Suhariyanto seperti dilansir dari Kompas.

Persentase tersebut jika dibandingkan dengan triwulan sebelumnya, sektor pertanian menjadi sektor yang memiliki pertumbuhan tertinggi, yaitu sebesar 8,44 persen. Peningkatan ini diperoleh dari naiknya produksi sejumlah komoditas tanaman perkebunan seperti kopi dan tebu serta dari hortikultura.

Kemajuan sektor pertanian sendiri menjadi angin segar bagi pemerintah guna mendongrak kondisi ekonomi makro dalam negeri.

Berdasarkan data Kementerian PPN/Bappenas per Maret 2017, tingkat pengangguran terbuka 5,4 persen dan ditargetkan turun pada 2018 menjadi 5,0—5,3 persen. Adapun angka kemiskinan per Maret 2017 adalah 10, 64 persen dan ditargetkan turun menjadi 10 persen tahun depan.

“Kesejahteraan terus meningkat namun masih ada persoalan bagi penduduk miskin. Negara berupaya mengeluarkan masyarakat dari kondisi kemiskinan ekstrem,” ungkap Suhariyanto.

Baca Juga:  Pseudoliparis swirei, Spesies Baru dari Tempat Terdalam di Bumi

Kemajuan di sektor pertanian membuat kondisi tersebut tak lepas dari berbagai program pemerintah guna mewujudkan swasembada sejumlah komoditas pertanian strategi. Seperti diketahui, pemerintah telah mencanangkan visi Indonesia sebagai Lumbung Pangan Dunia pada 2045.

Peta jalan lumbung pangan dunia menunjukkan bahwa tahun ini Kementerian Pertanian menargetkan swasembada jagung, dilanjutkan pada 2019 swasembada sejumlah komoditas seperti bawang putih dan gula. Kedepannya, pemerintah Indonesia juga terus berupaya mencapai swasembada untuk komoditas lainnya.

loading...
loading...