Belajar Beternak Ayam Kate untuk Pemula


Pertanianku – Ayam kate merupakan salah satu ayam hias bertubuh mungil dan tidak untuk dikonsumsi. Kini mulai banyak orang yang melakukan ternak ayam ini. Walaupun berukuran kecil, ayam ini dapat mencapai harga sekitar Rp200 ribu per ekor dan apabila masih anakan yang berumur 1—4 bulan harganya dapat mencapai Rp30.000—Rp60.000/ekor. Dengan harga yang cukup tinggi, tak heran banyak orang tergiur untuk melakukan ternak atau budidaya ayam kate ini untuk dijadikan sebagai usaha mereka.

Jika Anda tertarik untuk belajar beternak ayam kate, berikut panduan lengkapnya.

  • Pemilihan indukan

Memilih indukan sangatlah penting karena akan menentukan hasil ternak. Pilihlah indukan yang sehat dan bebas dari penyakit.

Untuk indukan jantan, pilihlah jantan yang gagah dengan dada tegak dan kepala hampir menyentuh bulu ekor, memiliki tingkah yang aktif, jengger pada kepala berwarna merah cerah, serta bulunya mengkilat dan bersih.

Untuk ayam betina, pilihlah betina yang berusia sekitar 5—6 bulan agar masa produksi telur dapat lebih lama. Pilih ayam jantan yang telah berumur sekitar 8 bulan hingga 1 tahun agar sperma yang diberikan lebih bagus dan keturunannya berkualitas. Pilihlah betina yang memiliki postur tubuh bulat gemuk karena berarti ia siap betelur.

  • Membuat kandang

Kandang untuk ternak ayam kate dapat Anda buat dengan menggunakan kayu dan bambu atau yang lainnya. Kandang ternak tersebut dibuat dengan ukuran tinggi sekitar 1 m agar dapat dibagi 50 × 50 cm dan untuk luas kandang dapat disesuaikan dengan keinginan Anda.

  • Pemeliharaan dan pemberian pakan

Dalam kandang yang telah disiapkan, beri tempat pakan dan juga tempat minum. Berikan pula wadah/sarang untuk meletakkan telur jika ayam bertelur. Sarang tersebut dapat dibuat dari jerami padi yang dibulatkan. Jika ayam sedang dalam masa bertelur, jangan biarkan kandang lembap karena dapat berakibat ayam menjadi stres dan telur yang dihasilkan tidak jadi anakan.

Baca Juga:  Budidaya Tokek Itu Gampang, Begini Caranya!

Pakan yang diberikan untuk ayam kate sama halnya dengan pakan yang diberikan pada ayam bangkok ataupun ayam jawa. Pakan yang diberikan dapat berupa bekatul, jagung, konsentrat, dan juga pakan tambahan berupa biji-bijian seperti beras merah atau putih atau juga padi. Pemberian pakan tersebut dilakukan sebanyak 2 kali sehari, yaitu pagi dan sore hari.

loading...
loading...