Belajar Budi Daya Pepaya Bangkok Asal Thailand

Pertanianku – Tahukah Anda pepaya bangkok? Pepaya bangkok merupakan satu dari sekian banyak buah yang memiliki nilai jual tinggi. Indonesia adalah salah satu negara yang telah berhasil membudidayakan buah ini. Pepaya bangkok sangat digemari sebagai buah segar yang banyak mengandung vitamin dan juga bisa diolah menjadi berbagai penganan seperti keripik pepaya. Jika berminat menjalankan bisnis budi daya pepaya bangkok, Anda terlebih dahulu harus memahami teknik budi daya papaya bangkok dengan benar agar buah yang dihasilkan memiliki kualitas baik.

Belajar Budi Daya Pepaya Bangkok Asal Thailand

Budi daya pepaya bangkok terbilang cukup cepat. Anda dapat mulai memanen buahnya setelah 7 bulan setelah masa tanam. Nilai jual pepaya ini pun cukup tinggi dan terkenal mahal. Hal ini karena pepaya bangkok memang termasuk pohon yang genjah dan setiap batang pohon bisa menghasilkan lebih dari 15 buah pepaya setiap minggunya. Berikut panduan lengkap budi daya pepaya bangkok.

Loading...

Budi daya pepaya bangkok

Untuk budi daya pepaya bangkok hal pertama yang harus Anda persiapkan untuk memulai adalah pembibitan.

Pembibitan pepaya bangkok

Untuk mendapatkan bibit pepaya bangkok unggul, Anda bisa mencarinya di toko pertanian atau bisa dibuat sendiri dengan mengambil biji dari buah pepaya berkualitas bagus dan telah matang. Caranya cukup mudah. Keringkan biji dengan menjemurnya, kemudian rendam dalam fungisida dan pupuk cair agar akar tumbuh baik. Bibit pohon disemaikan di tempat teduh sampai kira-kira tingginya 10—15cm.

Sambil menunggu pembibitan,  Anda bisa mempersipkan lahan. Gali lobang dengan ukuran 15×150 cm dengan kedalaman 45cm. Sebar pupuk kandang dan biarkan selama 1—2 minggu. Tutup kembali dengan tanah dan tunggu hingga seminggu sebelum penanaman bibit pepaya. Tujuannya, membuat mikroorganisme yang merugikan mati di dalam tanah.

Baca Juga:  Pepaya Carmida Bagus untuk Memenuhi Kebutuhan Vitamin C Tiap Hari

Penanaman pepaya yang efektif

Untuk mulai budi daya pepaya bangkok yang efektif, benih yang disemai dan sudah mencapai tinggi 15 cm, diambil dari tempatnya. Seminggu sebelum penanaman, lubang harus digali lagi dan mendapat sinar matahari. Cara tanam yang benar adalah menggunakan polybag. Jangan memegang bibit pada batangnya karena akan mudah sekali patah.

Pemeliharaan pepaya bangkok

Setelah budi daya selesai, jangan lupa menyiramnya dengan air. Lakukanlah penyiraman secara rutin, terutama saat cuaca panas. Setelah tanaman dirasa cukup besar, pemupukan harus dilakukan lagi. Pergunakan campuran pupuk kandang dan pupuk pabrik untuk mendapatkan hasil yang baik dan sekaligus membasmi hama. Dengan perawatan yang telaten, dalam jangka 7—9 bulan, pepaya bangkok sudah siap dipanen. Jangan biarkan buah terlalu matang dipohon karena jika dijual buah akan cepat busuk. Petik pepaya jika sudah ada semburat kuning di ujung buah yang menandakan pepaya sudah tua.

Loading...
Loading...