Benarkah Bunga Mawar Sudah Terkenal Sejak Zaman Ratu Mesir Cleopatra?


Pertanianku – Bunga yang satu ini mungkin menjadi salah satu bunga favorit yang menggambarkan lambang cinta.

Bunga mawar merupakan salah satu bunga yang memiliki aroma yang sangat menyejukkan bagi siapa saja yang menghirupnya. Bahkan, tak jarang bunga mawar dijadikan parfum.

Foto: pexels

Namun, yang membuatnya menarik, konon bunga mawar digunakan sebagai wewangian sejak zaman Ratu Mesir Cleopatra. Benarkah demikian?

Hal tersebut diungkapkan oleh pakar parfum dari Firmenich, Alina. Menurutnya untuk membuat 1 gram minyak mawar dibutuhkan sekitar 2.000 bunga mawar.

Zaman dahulu, Ratu Cleopatra menggunakan mawar untuk ditebar ke seisi kamar. Harumnya mawar pun sejak itu menjadi favorit untuk wangi parfum.

Ia mengungkapkan dalam survei Emotion360, menunjukkan bahwa aroma bunga mawar merupakan wewangian terfavorit perempuan Indonesia.

Pemilihan aroma bunga mawar ini ternyata juga sangat erat kaitannya dalam meningkatkan suasana hati romantis, sensual, dan bahagia bagi pemakainya.

“Ketiga mood positif inilah yang tercipta dari kemewahan aroma bunga mawar Prancis yang dimiliki Molto Eau de Parfum Luxury Rose,” ungkap Alina.

Bunga mawar dipercaya dapat menciptakan suasana hati yang baik. Tak hanya itu, wewangian beraroma mawar juga dapat meningkatkan kepercayaan diri.

Baca Juga:  Yuk, Percantik Tampilan Rumah dengan Mini Garden
loading...
loading...