Beras Kualitas Medium di Lampung Mulai Turun


Pertanianku – Badan Pusat Statistik (BPS) Lampung mencatat bahwa terjadi penurunan harga beras kualitas medium sebesar 4,50 persen. Penurunan harga tersebut terjadi di tingkat penggilingan. Penurunan harga hanya terjadi di tingkat kualitas medium saja.

Kepala BPS Lampung, Yeane Irmaningrum, mengatakan, penurunan harga beras kualitas medium di tingkat penggilingan dari Rp8.366,67 per kg menjadi Rp7.990 per kg. “Hanya beras kualitas medium yang turun, sedangkan beras kualitas premiun dan beras kualitas asalan cenderung naik,” kata Yeane, sebagaimana melansir Republika (9/3).

Yaene mengatakan bahwa rata-rata beras kualitas premium mengalami peningkatan sebesar 0,90 persen dari Rp9.066,67 per kg menjadi Rp9.985,71 per kg, sedangkan harga beras kualitas asalan naik 4,89 persen dari Rp7.500 per kg menjadi Rp7.866,67 persen.

Hingga saat ini BPS terus memantau harga beras di sentra produksi gabah di Lampung di beberapa Kabupaten seperti Kabupaten Lampung Tengah, Kabupaten Pringsewu, Kabupaten Tanggamus, Lampung Timur, dan Kabupaten Lampung Selatan.

Harga beras tertinggi di tingkat penggilingan mencapai Rp9.800 per kg untuk beras kualitas premium jenis beras Ciherang yang berada di Kecamatan Talangpadang dan Pugung, Kabupaten Tanggamus. Sementara itu, harga beras terendah yang diperjualbelikan bulan lalu mencapai Rp7.200 per kg untuk beras kualitas asalan jenis Ciherang berada di Kecamatan Trimurjo, Kabupaten Lampung Tengah.

Lebih lenjut Yaene mengatakan rata-rata komponen mutu beras yang diperjualbelikan pada Februari 2017, menunjukkan hasil cukup baik. Rata-rata kadar air tercatat 13,70 persen pada Januari, dan 12,43 pada Februari. Adapun kadar broken beras tercatat 16,73 persen pada Januari dan 16.75 persen pada Februari lalu.

Baca Juga:  Swasembada Beras Berlanjut, Ini Cara Kementan Mewujudkannya
loading...
loading...