Berkat Serasi Kalsel Jadi Lumbung Padi Nasional


Pertanianku — Kementerian Pertanian (Kementan) berupaya memanfaatkan lahan tidur sebagai lumbung pangan baru. Salah satunya melalui program Selamatkan Rawa Sejahterakan Petani (Serasi) yang membuat Kalimantan Selatan (Kalsel) jadi lumbung padi nasional.

lumbung padi nasional
Foto: Pixabay

Dari data Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kalimantan Selatan, implementasi program Serasi mencapai 250.000 hektare. Luasan itu terdiri atas 35.000 hektare di Kabupaten Tapin, 20.000 hektare di Kabupaten Hulu Sungai Utara, 30.000 hektare di Kabupaten Hulu Sungai Selatan, 30.000 hektare di Kabupaten Tanah Laut, 35.000 hektare di Kabupaten Banjar, dan seluas 100.000 hektare di Kabupaten Barito Kuala.

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyebutkan bahwa program Serasi ini juga harus diikuti penerapan teknologi sehingga mampu bersaing dengan negara lain.

“Nah, dengan Serasi kita harus mencoba menerapkan teknologi baru, yang semua pendekatannya menggunakan teknologi. Sebab tanpa teknologi kita tidak akan bisa bersaing dengan negara lain,” kata Amran, Senin (25/2) seperti dikutip dari laman Kementan.

Teknologi yang dimaksud meliputi proses pembibitan, perawatan sampai proses masa panen dengan menggunakan combine harvester atau mesin panen yang mampu memanen padi dengan cepat.

“Dulu kalau panen 1 hektare butuh 25 hari. Tapi kita bisa lihat panen hari ini hanya butuh waktu 3 jam. Ini artinya kita mampu menekan biaya operasional sampai 40 persen. Itulah yang kami kembangkan, pertanian tradisional kita transformasikan jadi pertanian modern,” katanya.

Menurut Amran masih ada lebih dari 10 juta hektare potensi lahan tidur yang perlu dimanfaatkan. Pemerintah akan segera menjadikan luasan itu menjadi lahan produktif yang mampu meningkatkan pendapatan para petani.

“Kami juga sudah disiapkan benih yang cocok untuk lahan rawa dan pasang surut yang kita teliti selama 2 tahun. Namanya benih infara 2 dan infara 3. Benih ini mampu menghasilkan produksi 6 ton. Artinya apa? Pendapatan petani bisa meningkat 500 persen. Inilah mimpi besar kita yang sudah menjadi kenyataan,” katanya.

Baca Juga:  Jenis Tanaman yang Cocok Dibudidayakan di Dataran Tinggi

Mengacu data Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kalimantan Selatan, luasan pertanaman padi di wilayah Kalimantan Selatan saat ini mencapai 584.174 hektare yang terdiri atas produksi padi 2.421.055 ton dengan rata-rata produksi 41,44 kuintal per hektare.

Adapun luas panen di Provinsi Kalimantan Selatan pada Januari dan April 2019 mendatang mencapai 108.166 hektare dengan perkiraan produksi sebesar 517.682 ton. Sementara, perkiraan luas panen padi pada Februari mencapai 24.587 hektare, dengan produksi mencapai 117.673 ton.