Berkebun di dalam Rumah, Apa Bisa?


Pertanianku – Saat ini lahan pertanian semakin berkurang seiring dengan maraknya pembangunan seperti apartemen, mal, dan gedung. Pembangunan terus terjadi di kota-kota besar terutama di Jakarta. Hal tersebut seakan membuat masyarakat perkotaan tak lagi memiliki lahan untuk bercocok tanam.

Foto: pexels

Namun, hal tersebut ternyata tak lagi menjadi halangan bagi meraka yang hobi bertani. Bisa dilihat, saat ini banyak inovasi dan ide-ide yang menciptakan konsep unik, yakni dengan menciptakan konsep berkebun di dalam rumah. Salah satunya disebut droponic. Pasti Anda bertanya-tanya apa itu droponic bukan?

Droponic merupakan kebun pintar, kombinasi antara teknologi terkini dan desain yang cantik. Dengan inovasi ini, memanfaatkan ruang dapur sebagai lahan kebun tidaklah mustahil. Melalui droponic, dapur dapat berfungsi sebagai tempat tumbuh tanaman.

Droponic tidak menggunakan tanah seperti berkebun pada umumnya. Jadi, dapur tetap terlihat bersih dan tidak repot dalam perawatannya.

Sistem perkebunan mungil ini dikerjakan melalui bantuan aplikasi di telepon pintar. Pot tanaman dipasangkan dengan aplikasi intuitif yang dapat digunakan di telepon pintar sehingga penggunanya dapat melacak pertumbuhan tanaman mereka.

Aplikasi ini bahkan bisa memberikan pengingat untuk menyiram tanaman atau memberikan pupuk. Selain itu, kita dapat mempelajari nutrisi dalam tanaman dan melakukan pengujian kecil tentang bagaimana kebutuhan optimal untuk tanaman agar tumbuh dan berkembang.

Kebun pintar ini sangat ringan dan bisa dipindah-pindahkan. Kita dapat memanen sayuran segar dari Droponic di dapur sendiri langsung ke meja makan.

Bagaimana setelah Anda mengenal sistem droponic pasti Anda tertarik untuk mencoba berkebun di dalam rumah bukan? Selamat berkebun!

Baca Juga:  Hidroponik Mudah dan Murah dengan Starterkit
loading...
loading...