Berkebun Tanpa Tanah dan Matahari? Tentu Bisa!


Pertanianku – Saat ini kegiatan berkebun semakin mudah dilakukan. Pasalnya, berbagai inovasi dan teknologi modern telah banyak diterapkan. Ini yang membuat sektor pertanian semakin melaju pesat. Bahkan, percayakah Anda kini melakukan kegiatan bercocok tanam dapat dilakukan tanpa tanah dan juga matahari!

Salah satu perusahaaan bernama AeroFarms yang memiliki ide ini telah mengembangkan sistem aeroponik lanjutan yang terbukti dapat menumbuhkan tanaman tanpa tanah dan juga sinar matahari. Sungguh luar biasa bukan?!

Hal ini dilakukan dengan mengaplikasikan sistem vertikal stackable sangat cocok untuk dikembangkan di bangunan berbentuk gudang atau bangunan kosong yang banyak di perkotaan. Sistem ini memiliki pencahayaan, suhu, dan kelembapan yang terkontrol ketat.

Dengan menerapkan sistem ini pula, sikus pertumbuhan menjadi lebih cepat, yakni dari 35—70 hari menjadi 18—21 hari. Teknologi aeroponik ini merupakan inti dari seluruh sistem, yang memungkinkan media tumbuh dengan pencahayaan dan gerak mekanik tertata sempurna.

Aeroponik sendiri adalah teknologi hidroponik yang dapat menumbuhkan tanaman dalam kabut. Kabut aeroponik sangat efisien menyediakan akar dengan hidrasi, nutrisi, dan oksigen yang diperlukan. AeroFarms telah merancang sistem untuk menghilangkan penyumbatan pada nosel dan mengurangi konsumsi air melalui nutrisi yang dapat tersirkulasi kembali.

Selain itu, AeroFarms juga mengembangkan media berupa kain proprietary yang dapat digunakan kembali. Kain ini seperti ban berjalan yang bergerak dari satu ujung tanaman ke ujung tanaman lain hingga tanaman itu dipanen. Kain tersebut memiliki daya tahan tinggi dan dapat digunakan kembali, dapat meningkatkan kebersihan dan sanitasi, dan panen yang efisien dengan hasil produk kering dan bersih.

AeroFarms adalah perintis penggunaan LED (light emitting diode) untuk sistem pencahayaan tanaman komersial. Ada potensi besar penggunaan LED untuk mengurangi biaya sekaligus meningkatkan hasil pertanian. LED memiliki kekuatan 10 kali lebih besar daripada lampu biasa, dan biaya total penggunan yang lebih rendah. LED juga dapat dirancang dalam bentuk linier dan persegi panjang yang memungkinkan keseragaman hasil, dibandingkan dengan bola lampu biasa yang tidak merata mendistribusikan cahaya untuk tanaman. Keuntungan lain dari LED adalah kemampuan untuk menargetkan panjang gelombang cahaya tertentu, memungkinkan untuk mengurangi konsumsi energi dan peningkatan gizi.

Baca Juga:  Mentan Tantang IPB Ciptakan Alat Sensor Tanah

Tak hanya itu, kelebihan teknologi ini bisa dilihat dari struktur bangunan tertutup yang mana bisa mencegah serangan hama dan mengontrol lingkungan hama. Karena tanaman tumbuh di dalam ruangan, membuatnya sangat terlindungi dari serangan hama.

Oleh karena itu, dengan desain AeroFarms yang tahan hama, pestisida tidak lagi diperlukan. Selain itu, model pertanian ini juga tidak membutuhkan bibit khusus termasuk bisa mempergunakan bibit organik.

loading...
loading...