Berkenalan dengan Komunitas Exotic Sugar Glider Indonesia


Pertanianku — Gelaran Indonesia International Pet Expo (IIPE) 2018 menjadi ajang yang ditunggu-tunggu para pecinta hewan peliharaan. Di acara tahunan ini, hadir berbagai macam hewan peliharaan dari yang menggemaskan hingga menyeramkan seperti ular. Tak ketinggalan beberapa komunitas pun turut serta dalam pameran bertaraf internasional ini, salah satunya Komunitas Exotic Sugar Glider Indonesia.

komunitas Exotic Sugar Glider Indonesia
Foto: Dok. Pertanianku

Berdasarkan keterangan wakil ketua Komunitas Exotic Sugar Glider Indonesia, komunitas ini baru berjalan selama satu tahun. “Nanti bulan Oktober awal, baru anniv (hari jadi) pertama,” ujar pria yang tidak mau menyebutkan namanya itu, Sabtu (21/7).

Ia mengungkapkan, awalnya komunitas hewan imut ini terbentuk karena sering mengadakan kumpul bersama dengan sesama pecinta dan penghobi sugar glider, kemudian akhirnya melakukan gathering. Berkumpul dan saling bertukar informasi merupakan kegiatan rutin mereka.

“Kita setiap minggu itu pasti ada gathering di Taman Gajah Tunggal, Tangerang. Minggu sore sekitar jam 3 sampai selesai atau sampai bosan atau sampai diusir satpol PP. Itu setiap minggu kecuali kalau ada event seperti ini di mana pun kita pasti datang, kita pasti siap buat ngisi acara,” tutur pria yang sangat mencintai binatang menggemaskan itu.

Menurut penuturannya, sugar glider adalah hewan peliharaan yang tidak membosankan bahkan ‘ngangenin’. “Kita tidak pernah digigit kalau memang kita sayang sama hewannya, sama dia tidak pernah stres, yang stres itu kalau owner-nya tidak bisa kasih makan,” katanya.

Selain melakukan kegiatan berkumpul dengan sesama pecinta sugar glider, komunitas ini juga biasa melakukan edukasi mengenai hewan yang selalu bergerak aktif ini. Karena usia komunitas ini baru menginjak satu tahun, maka event IIPE 2018 ini menjadi event besar pertama yang mereka ikuti.

Baca Juga:  Burung Tukan Toco, Pendatang Baru dari Amerika Selatan yang Menawan

“Antusiasnya bagus, untuk pengembangan usaha sama penghobinya bertambah, penggemarnya bertambah,” katanya saat ditanyai mengenai antusias pengunjung terhadap sugar glider. “Kita edukasi, silaturahim dan (melakukan) penjualan,” tambahnya.

Jumlah anggota aktif komunitas pecinta sugar glider ini ada sekitar 40 orang. “Sebenarnya banyak, tapi yang aktif sekitar 40 orang,” ungkap pria berkacamata itu.

Di akhir ia memberi tips kepada masyarakat yang juga ingin memelihara sugar glider. “Selama tidak membeli di pasar burung yang tangkapan liar. Beli di breeder–breeder komunitas. Banyak sekarang di Indonesia, di setiap komunitas pasti ada breeder-nya. Hindari tangkapan liar,” katanya.