Bertanam Jahe di Pekarangan Rumah Tanpa Kerepotan


Pertanianku Bertanam jahe di pekarangan rumah sebenarnya sangatlah mudah. Tanaman jahe bisa tetap tumbuh dengan baik dengan perawatan yang tidak terlalu merepotkan meski ditanam pada media sederhana.

bertanam jahe di pearangan rumah
Google Image

Banyak manfaat yang bisa didapatkan dari jahe. Tidak hanya sebagai bumbu pelengkap masakan, tetapi jahe bisa juga menjadi obat rumahan yang sangat manjur. Oleh sebab itu, tidak ada salahnya jika Anda menanam jahe di pekarangan rumah.

Untuk menanam jahe, Anda membutuhkan beberapa langkah dan peralatan. Terlebih, lokasi dan media tanam yang akan digunakan bukanlah perkebunan yang memiliki lahan luas. Bagaimana cara dan juga persiapan dalam menanam jahe di kebun atau pekarangan rumah Anda sendiri? Simak ulasan berikut ini.

Pertama, Anda harus menyiapkan terlebih dahulu bibit jahe. Ambil satu tanaman jahe dan simpan pada tempat lembap hingga mengeluarkan tunas. Selanjutnya, Anda bisa memotong tunas dan merendamnya dengan agrimicin selama 8 jam.

Untuk media tanamnya, Anda memerlukan polybag, tanah humus, dan juga sekam. Campurkan terlebih dahulu tanah humus dengan pupuk kandang dan sekam. Dalam pencampurannya, Anda harus menggunakan perbandingan 3:1. Maksudnya adalah ketika Anda menggunakan tanah tiga ember, Anda harus mencampurkan pupuk satu ember dan sekam satu ember.

Masukkan tanah hasil pencampuran tersebut dalam polybag kurang lebih tiga per empat bagian. Selanjutnya, sisipkan bibit tanaman jahe pada media tanam yang sudah Anda buat tersebut.

Setelah menanam bibit jahe, hal berikutnya yang harus Anda lakukan, yaitu perawatan. Pada minggu pertama Anda harus menyiram bibit tanaman jahe setiap hari dengan rutin agar tanaman tumbuh dengan baik. Ketika tumbuhan jahe sudah mulai besar, Anda bisa menghentikan penyiraman dan mulai menggantinya dengan memberikan pupuk.

Baca Juga:  Dampak Negatif Gulma dan Kerugian yang Ditimbulkannya

Jangan lupa untuk menghindari air dengan kadar yang berlebih ketika tanaman sudah besar karena rimpang jahe bisa rusak. Selain itu, Anda harus juga harus merawat tanaman jahe dari serangan hama yang bisa membuatnya rusak atau mati.

Tanaman ini biasanya akan mulai bisa dipanen ketika sudah berusia 8 bulan. Anda tidak usah khawatir akan kehabisan karena seringnya tanaman jahe diambil. Meski cara menanam jahe hanya sekali, tunas jahe akan tumbuh terus-menerus. Dengan demikian, Anda tidak usah melakukan proses penanaman jahe dari awal. Anda cukup menunggu tanaman berikutnya membesar dan Anda bisa kembali memanennya.