Bertanam Sayur Organik Itu Mudah

Pertanianku — Saat ini sayur organik sudah mulai digemari banyak kalangan karena meningkatnya kesadaran pola hidup sehat. Namun, umumnya, sayur organik terkenal mahal dan cukup sulit dibudidayakan dalam skala luas, padahal bertanam sayur organik tidak begitu sulit dilakukan. Hal utama yang perlu Anda perhatikan saat mulai budidaya sayuran organik adalah memahami sifat setiap tanaman yang dipelihara.

sayur organik
foto: Pertanianku

Tiap tanaman memiliki sifat yang berbeda-beda. Ada yang rentan terhadap hama dan penyakit. Pemilihan jenis tanaman sebaiknya mempertimbangkan tingkat konsumsi masyarakat. Hal ini dapat memudahkan proses pemasaran hasil panen.

Proses pertanian organik bertumpu pada beberapa hal berikut.

Prinsip pertanian organik

Pertanian organik identik tidak mencemarkan dan tidak merusak lingkungan hidup. Proses tersebut dapat berlangsung dengan menggunakan pupuk organik, pupuk hijau, memanfaatkan limbah peternakan sebagai bahan pupuk, mempertahankan macam-macam kehidupan, dan menanam secara polikultur.

Pupuk organik yang dapat Anda gunakan cukup banyak mulai dari guano, kotoran burung walet, kotoran ayam, kotoran itik, dan lainnya. Sementara itu, macam-macam kehidupan yang dimaksud adalah pelestarian habitat tanaman dengan penanaman ganda, tumpang sari, rotasi tanaman, menanam tanaman perangkap, dan memanfaatkan pohon besar sebagai penaung.

Kesuburan tanaman

Kesuburan tanaman dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti kesuburan tanah, iklim, hama dan penyakit, serta benih. Melansir dari buku Bertanam 8 Sayuran Organik, kesuburan tanah dapat dilihat dari kondisi fisik, kimia, ataupun biologi.

Iklim merupakan kondisi rata-rata cuaca pada suatu daerah dalam jangka waktu kurang lebih 30 tahun. Iklim meliputi sinar matahari, suhu, hujan, kelembapan, dan angin.

Pola tanam

Tanaman organik bisa ditanam dengan pola monokultur, yakni hanya satu jenis tanaman pada lahan dan waktu yang sama. Kelebihan pola ini ialah mudah dilakukan karena tanaman yang ditanam hanya satu jenis. Namun, kenyataannya, pertanian organik lebih sering menggunakan sistem polikultur karena pola ini menguntungkan dari segi penghasilan.

Baca Juga:  Keunggulan Mangga Lalijiwo yang Bikin Lupa Diri

Pada dasarnya bila Anda memahami dasar-dasar bertanam organik, kemungkinan besar Anda mampu melakukannya. Buku Bertanam 8 Sayuran Organik membahas cara bertanam organik untuk delapan komoditas sayur, yakni wortel, selada, terung, bayam, kangkung, cabai, dan tomat. Buku ini bisa menjadi referensi Anda memahami cara bertanam organik. Anda bisa mendapatkannya dengan menghubungi WhatsApp admin Penebar Swadaya atau berkunjung ke toko resmi Penebar Swadaya di Tokopedia dan Shopee.