Bibit Tempelan Mangga

Pertanianku – Bibit tempelan lazim disebut bibit okulasi (bahasa Belanda. oculatie = mata; bahasa Inggris, budding = tunas). Perbanyakan mangga dengan cara tempel lebih mudah dan lebih murah dibandingkan perbanyakan lain karena dari satu cabang yang mempunyai beberapa mata dapat  dipakai untuk menempel empat batang pokok atau lebih. Selain itu, bahan tempel (cabang mata) dapat diambil dari tempat jauh.

Bibit Tempelan Mangga

Waktu yang tepat untuk mengokulasi mangga adalah ketika aliran getah lancar dan cukup air. Kondisi ini terjadi pada permulaan dan akhir musim hujan. Pertengahan musim hujan kurang cocok untuk melakukan okulasi karena banyak hujan lebat sehingga rawan penyakit.

Bila pengairan cukup, okulasi dapat dilakukan pada musim kemarau.Pengairan yang baik dapat menjaga aliran getah di dalam tanaman lancar, kulit mudah dilepas dari kayu, dan kambiumnya licin berlendir. Batang bawah untuk diokulasi adalah bibit semai yang telah berumur satu tahun, sehat, berukuran sebesar pensil, tumbuh lurus, belum bercabang sampai setinggi 30 cm, serta memiliki kondisi yang terawat baik.

Cabang mata idealnya memiliki kriteria sebagai berikut.

– Berasal dari pohon induk yang sehat, memiliki pertumbuhan baik, kuat, serta menghasilkan banyak buah dan bermutu.

– Potongan cabang sepanjang 20 cm memiliki 4—5 mata.

– Warna cabang sedang beralih dari hijau ke kelabu atau kecokelatan.

– Mata terlihat menonjol sekitar 0,15 cm dari kulit permukaan cabang.

Cabang mata yang telah terkumpul dihilangkan helaian daunnya, dan disisakan tangkai daunnya. Selanjutnya, diikat menjadi satu dan dibungkus dengan gedebong (pelepah pisang) yang rapat. Kalau jumlah cabang mata banyak, pengemasannya dapat dibungkus menggunakan lumut spaghnum, atau serbuk gergaji basah yang dimasukkan dalam peti kayu. Dengan dikemas seperti itu, cabang mata dapat bertahan dalam keadaan baik selama 2—3 minggu. Pembuatan bibit okulasi untuk mangga dapat dilakukan dengan empat cara, yatu tempel huruf T, tempel cara forkert, tempel huruf H, dan tempel jendela.

Baca Juga:  Gula Kelapa, Produk Turunan Kelapa yang Gemilang di Masa Pandemi

 

Sumber: Buku Bertanam Mangga di Kebun dan Pot


loading...