Biskuit Daun Pepaya agar Produksi Susu Kambing Melejit

Pertanianku Biskuit daun pepaya dapat dijadikan sebagai pakan tambahan untuk kambing perah yang diberikan pada pagi dan sore hari. Biskuit biasanya diberikan dengan cara dicampur pakan konsentrat. Pemberian biskuit daun pepaya memang dapat menambah biaya produksi, tetapi produksi susu kambing yang didapatkan bisa lebih banyak sehingga keuntungan peternak dapat meningkat dan penambahan biaya pakan bisa tertutupi.

biskuit daun pepaya
foto: Pertanianku

Biskuit daun pepaya merupakan inovasi pakan yang berbentuk kering sehingga bisa disimpan lebih lama dan awet. Selain dapat meningkatkan produksi susu, biskuit tersebut dapat mengobati ternak dari cacingan.

Daun pepaya sendiri merupakan hijauan yang dapat mendongkrak produksi susu seperti katuk. Akan tetapi, berdasarkan hasil riset, kambing lebih menyukai daun pepaya. Daun ini dapat meningkatkan produksi susu karena mengandung senyawa aktif alkaloid karpain.

Fungsi lain dari senyawa alkaloid karpain adalah merangsang nafsu makan ternak. Dengan begitu, kebutuhan nutrisi ternak akan terpenuhi dengan baik melalui pakan-pakan yang dikonsumsi.

Pemberian biskuit tidak hanya dapat meningkatkan kuantitas susu yang dihasilkan, tetapi juga kualitas susu seperti kandungan lemak yang meningkat hingga 99 persen. Kambing perah yang tidak mendapatkan daun pepaya hanya menghasilkan susu dengan kandungan lemak sebanyak 3,18 persen. Sementara itu, kambing yang diberikan daun pepaya akan menghasilkan susu dengan kandungan lemak 6,34 persen.

Namun, daun pepaya tidak disarankan dikonsumsi dalam keadaan segar karena mengandung tannin dan saponin. Oleh karena itu, daun pepaya sebaiknya diolah terlebih dahulu untuk menghilangkan kandungan antinutrisi.

Biskuit terbuat dari 5 lembar daun pepaya yang berada di bagian paling bawah. Bagian tersebut jarang dimanfaatkan oleh manusia karena tidak enak dikonsumsi. Bagian yang sering diolah menjadi makanan adalah pucuknya. Itu sebabnya daun pada bagian bawah sering berakhir menjadi limbah. Selanjutnya, daun tersebut dicampur dengan molase atau tetes tebu sebagai perekat.

Baca Juga:  Ini Lokasi yang Cocok untuk Ternak Kelinci

Anda juga dapat menambahkan bahan lain seperti daun tarum, bungkil kelapa, dan kalsium. Proses pengolahan dalam pembuatan biskuit dapat membuat pakan bertahan lebih lama hingga 3–4 bulan, bahkan bisa sampai satu tahun asalkan kadar airnya kurang dari 10–12 persen.