Blusukan, Mendag Sidak Harga Cabai Hingga Daging di Pasar

Pertanianku – Menteri Perdagangan (Mendag) Thomas Lembong beberapa waktu lalu melakukan blusukan ke pasar tradisional. Lokasi pasar yang pertama kalo dikunjungi adalah Pasar Jaya Rawamangun, Jakarta Timur.

Blusukan, Mendag Sidak Harga Cabai Hingga Daging di Pasar

Sebagaimana dilansir Okezone (10/6) Tom sapaan akrab Thomas Lembong tiba sekira pukul 07.30 WIB. Seturunnya dari mobil, Tom langsung memasuki pasar. Kios pasar pertama yang disambangi Tom adalah kios menjual jenis cabai dan bawang merah. “Kenalkan Bu, ini Menteri Perdagangan,” ujar Sekretaris Jenderal Kemendag, Srie Agustina. “Halo Bu, selamat pagi,” sapa Tom.

Loading...

“Oh ini yang namanya Menteri Perdagangan. Halo Pak,” balas ibu pemilik kios.

“Ini berapa Bu?” tanya Tom sembari menunjuk cabai merah.

“Ini Rp22.000/kg Pak. Cabai rawit Rp32.000/kg,” tutur seorang pedagang.

“Tomat masih mahal Pak, di Medan Rp5.000 di sini Rp18.000,” jelas salah satu pembeli.

Tom melanjutkan peninjauannya. Kali ini yang dia sambangi adalah kios telur.

“Telur Rp22,500/kg Pak. Sebelumnya Rp20.000–Rp21.000/kg,” ucap pedagang telor.

Kembali melanjutkan peninjauannya, Tom menghampiri kios daging. Penjual daging menjabarkan jualannya adalah tulang iga.

“Saya jual Rp80.000/kg. Saya ambil Rp70.000/kg. Enggak banyak lah untungnya,” ujar penjual daging.

Tidak jauh dari kios daging, ada kios ayam potong. Tom berinteraksi dengan salah satu pedagang ayam potong.

“Ayam potong Rp30.000, tadinya Rp35.000. Saya enggak banyak jualannya, paling sehari 100 sampai 150 ekor,” ungkap pedagang ayam potong.

Persis di depan kios ayam potong, ada kios pedagang cabai giling. Tom menyapa pedagang-pedagang tersebut dengan senyuman khasnya.

“Halo, pagi Pak,” sapa Tom sambil mengularkan senyum.

“Kalau cabai giling bisa tahan sampai berapa lama?” tanya Tom.

“Paling lama seminggu Pak,” jawab pedagang.

Usai meninjau di dalam pasar, Tom melanjutkan peninjauannya ke luar gedung pasar. Tom melihat-lihat operasi pasar (OP) yang digelar oleh Bank DKI, dan Bulog. Dalam OP tersebut, dijual ragam kebutuhan bahan pokok mulai dari minyak, telor, daging beku, hingga beras.

Baca Juga:  Asuransi Nelayan Mandiri untuk Menjamin Perlindungan Nelayan, Pembudidaya, dan Petambak Garam
Loading...
Loading...