BPS: Harga Gabah Alami Penurunan

Pertanianku – Berdasarkan data yang dikeluarkan oleh Badan Pusat Ststistik Belum lama ini harga gabah kering giling (GKG), gabah kualitas rendah, dan gabah kering panen (GKP), baik di tingkat petani maupun di tingkat penggilingan mengalami penurunan.

Belum lama ini Kepala BPS Suhariyanto, mengatakan bahwa selama April 2017, rata-rata harga GKP di tingkat petani Rp4.308,00 per kilogram (kg) atau turun 1,49 persen dan di tingkat penggilingan Rp4.391,00 per kg atau turun 1,56 persen dibandingkan harga gabah kualitas yang sama pada Maret 2017.

“Rata-rata harga GKG di petani Rp5.220,00 per kg atau turun 4,25 persen dan di tingkat penggilingan Rp5.313,00 per kg atau turun 4,52 persen,” kata Suhariyanto, seperti melansir Republika (5/5).

Lebih lanjut Suhariyanto mengatakan, untuk harga gabah kualitas rendah di tingkat petani Rp3.705,00 per kg atau turun 0,10 persen dan di tingkat penggilingan Rp3.782,00 per kg atau turun 0,03 persen.

Jika dibandingkan dengan tahun lalu, rata-rata harga di tingkat petani untuk GKP naik 1,08 persen, sedangkan GKG turun 4,64 persen dan gabah kualitas rendah turun 0,11 persen.

Sementara itu, di tingkat penggilingan, rata-rata harga GKP juga mengalami kenaikan 1,18 persen, sedangkan GKG dan gabah kualitas rendah turun masing-masing 5,01 persen dan 0,21 persen.

Pada April 2017 rata-rata harga beras kualitas premium di penggilingan tercatat sebesar Rp9.325,00 per kg, turun sebesar 0,68 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

Harga beras kualitas medium di penggilingan rata-rata sebesar Rp8.654,00 per kg yang juga turun sebesar 0,59 persen. Sementara itu, rata-rata harga beras kualitas rendah di penggilingan sebesar Rp8.306,00 per kg atau turun sebesar 0,39 persen.

Laporan BPS tersebut berdasarkan 1.819 transaksi penjualan gabah di 26 provinsi selama April 2017, didominasi transaksi gabah kering panen (GKP) 70,09 persen, gabah kualitas rendah 22,05 persen, dan gabah kering giling (GKG) 7,86 persen.

loading...
loading...