Brucellosis, Penyakit Keguguran Sapi yang Menular

Pertanianku — Penyakit brucellosis atau keguguran sapi yang menular disebabkan oleh serangan bakteri Brucella abortus Bang. Penyakit ini ditandai dengan gejala yang sangat mudah diamati. Pada sapi jantan terlihat skrotum yang membengkak atau membesar, nafsu makan menurun, dan demam. Namun, semua gejala tersebut terkadang tidak selalu tampak.

keguguran sapi
foto: Pertanianku

Gejala serangan penyakit terhadap induk betina adalah keguguran pada pertengahan bunting. Anak yang gugur biasanya mati dan berwarna kecokelatan. Sementara itu, induk yang berhasil melahirkan akan melahirkan anak sapi yang lemah dan tidak berkembang. Bagian ambing dan alat kelamin betina kadang terlihat membengkak.

Penyakit keguguran sapi ini harus segera diatasi karena bisa mengakibatkan kerugian bagi peternak. Pasalnya, tak hanya dapat menggugurkan kandungan, tetapi penyakit juga bisa menular ke sapi yang lain. Penyakit yang sudah menular akan lebih susah dikendalikan dan memakan biaya yang lebih mahal. Untuk itu, sebaiknya lakukan pemantauan kondisi kesehatan sapi secara rutin dan lakukan pengobatan dengan tepat.

Penularan penyakit terjadi karena kontak langsung saat proses perkawinan dengan pejantan yang tampak sehat, padahal pejantan tersebut membawa penyakit. Selain itu, penyakit menular melalui pakan dan air minum yang ditulari oleh janin yang digugurkan. Penyakit keguguran sapi juga ditularkan melalui luka.

Penularan bermula dari rumput yang sudah tercemar. Rumput yang dimakan oleh sapi membawa bakteri. Melalui peredaran darah, bakteri akan berpindah dari pencernaan ke jantung. Dari jantung, bakteri menuju ke berbagai bagian tubuh. Bakteri yang sudah berada di uterus dapat menyebabkan keguguran. Bakteri tersebut akan keluar dari tubuh sapi bersama anak yang mati.

Penyakit ini bisa dicegah melalui beberapa cara. Pertama, Anda perlu melakukan sanitasi atau kebersihan terhadap kandang dan segala peralatan kandang secara teratur. Sapi yang sudah teridentifikasi sakit harus segera dipindahkan ke kandang sendiri (isolasi) untuk mendapatkan perawatan khusus dan tidak menularkan ke sapi yang masih sehat.

Baca Juga:  Green Concentrate Pellet, Pakan Kambing Berkualitas Tinggi

Penyakit dapat dicegah dengan program vaksinasi yang dilakukan sebelum sapi siap dikawinkan. Anda harus mewaspadai bibit-bibit yang baru dibeli. Bibit tersebut perlu dipantau kondisi kesehatannya secara berkala.