Buah Parijata Asal Jepara yang Mulai Diburu Masyarakat

Pertanianku — Indonesia merupakan negara yang kaya akan keanekaragaman hayati temasuk sumber daya genetik. Parijata merupakan salah satu kekayaan sumber daya genetik yang berasal dari Jepara.  Buah Parijata merupakan tanaman biofarmaka yang memiliki beragam khasiat.

buah parijata
foto: Kementerian Pertanian Badan Litbang Pertanian

Nama parijata memang masih terasa asing bagi sebagian masyarakat Indonesia. Buah ini memiliki nama latin Medinilla speciosa Blurne. Bentuk buah ini adalah bulat kecil dan tumbuh secara bergerombol. Buah ini memiliki rasa yang manis.

Meskipun masih terasa asing, sudah banyak masyarakat yang memburu buah yang dipercaya sebagai buah warisan Sunan Muria. Masyarakat meyakini bahwa ibu hamil yang mengonsumsi buah ini akan melahirkan bayi yang memiliki paras menawan.

Loading...

Meskipun sebagian masyarakat yang memburu buah ini hanya karena mitos yang tersebar dari mulut ke mulut, buah ini memang memiliki khasiat yang baik bagi tubuh. Dilansir dari Kementerian Pertanian Badan Litbang Pertanian, buah parijata kaya akan kandungan anti-oksidan dan betakaroten.

Kandungan anti-oksidan dan betakaroten yang tinggi mampu menambah kesuburan wanita hingga empat kali lipat dibandingkan wanita yang tidak mengonsumsi kandungan anti-oksidan. Kandungan anti-oksidan yang tinggi mampu menurunkan risiko kolesterol jahat.

Tidak hanya buahnya, daun parijata juga digunakan untuk mengobati diare. Ramuan dapat dibuat dengan cara merebus daun sebanyak 20 gram dengan 400 ml air hingga mendidih sekitar 15 menit. Setelah mendidih, air rebusan disaring dan dibiarkan hingga dingin. Setelah dingin, air ramuan dapat diminum untuk menyembuhkan diare pada pagi dan sore hari.

Selain mengandung anti-oksidan, buah ini juga mengandung vitamin C dan mujarab sebagai obat sariawan. Parijata juga mengandung kardenolin, saponin, flavanoid, dan tanin yang baik untuk memenuhi seluruh kebutuhan nutrisi ibu hamil.

Baca Juga:  Balitbangtan Mengatasi Serangan Tungro di Sulawesi Selatan

Selain buahnya yang bermanfaat untuk mencegah berbagai penyakit, tanaman ini juga memiliki sosok yang indah. Buahnya yang berwarna merah muda dan ungu membuat sebagian masyarakat tertarik untuk menanamnya menjadi tanaman hias.

Buah ini juga dapat diolah menjadi beragam macam makanan seperti diolah menjadi sirup, selai, permen, roti, ataupun keripik. Selain di Jepara, buah ini juga tumbuh alami di Kalimantan, Filipina, dan Malaysia. Buah ini termasuk buah dataran tinggi dan dapat tumbuh di ketinggian 300—750 mdpl.

Loading...
Loading...