Buah Penyumbang Energi yang Bagus Dikonsumsi saat Sahur

Pertanianku — Asupan saat sahur menjadi bagian penting agar tubuh kuat berpuasa seharian. Meski kadang terasa berat, Anda harus tetap menyajikan menu sahur yang bergizi. Salah satu asupan penting ketika sahur adalah buah yang dapat menjadi penyumbang energi. Buah yang dipilih sebaiknya mengandung lemak dan serat yang dapat memberikan efek kenyang. Melansir dari Majalah Trubus Edisi 617, buah-buah yang bagus dikonsumsi adalah pisang, avokad, dan pepaya.

sahur
foto: Pixabay

Pisang

Pisang merupakan sumber karbohidrat, mineral, vitamin B6, dan vitamin C. Untuk setiap 100 gram pisang yang dikonsumsi, dapat memberikan energi sebanyak 136 kalori dalam bentuk karbohidrat. Energi yang diberikan pisang bersifat energi instan, yaitu tersedia dalam waktu singkat sehingga berguna untuk menyuplai kebutuhan kalori sesaat. Karbohidrat pisang merupakan cadangan energi yang sangat baik dan tersedia secara cepat bagi tubuh.

Kandungan gula dalam pisang berbentuk fruktosa, glukosa, dan sukrosa. Ketiga jenis gula tersebut dimetabolisme dengan kecepatan yang berbeda sehingga dapat menjaga kadar gula tubuh dan menjaga tubuh dari kekurangan energi.

Avokad

Avokad atau alpukat mengandung asam oleat yang merupakan lemak baik untuk tubuh. Sekitar 90 persen kandungan di dalam avokad adalah lemak yang 80 persen berupa asam oleat. Asam oleat mampu menurunkan kadar LDL (Low Density Lipoprotein), kolesterol total dan trigliserida, serta menstabilkan kadar gula darah.

Setengah buah avokad mengandung 57 μg folat, kalium 548 mg, dan fosfor yang cukup tinggi sangat berguna untuk menjaga kesehatan tulang dan gigi. Kandungan lain yang terdapat di dalam avokad adalah saponin, flavonoid, tannin, asam pantotenat, asam oleat, lesitin, niasin, vitamin (A, B1, B2, C, E, K, biotin), mineral (fosfor, zat besi, tembaga, kalium, magnesium, zink), dan serat.

Baca Juga:  Jenis Tanaman Sela yang Cocok Ditanam di Kebun Mangga

Pepaya

Pepaya merupakan sumber nutrisi antioksidan, seperti karoten, vitamin C, folat, flavonoid, vitamin A, vitamin E, vitamin B, mineral (magnesium dan kalium), serta serat. Antioksidan akan memerangi radikal bebas dalam tubuh dan menjaga kesehatan pada kardiovaskuler serta memberikan perlindungan terhadap kanker usus besar.

Pepaya mengandung enzim proteolitik (papain dan chymopapain) yang menyerupai enzim pepsin, beta-cryptoxanthin, beta-karoten, pektin-d-galaktosa, I-arabinosa, papayotimin papain, dan fitokinase. Papain terdapat pada getah pepaya dan berbentuk seperti susu, yang keluar dari sayatan buah yang belum masak.