Buaya Muara Tertangkap di Halaman Rumah Warga


Pertanianku — Seekor buaya muara dengan panjang sekitar empat meter tertangkap di halaman rumah salah satu warga setempat. Reptil ini ditangkap oleh masyarakat Samuda, Mentaya Hilir Selatan, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah Jumat (10/11) sekitar pukul 23.30 WIB.

Buaya muara
Google Image

“Kami sudah mendapat laporan penangkapan buaya dan kami sedang ke lokasi,” kata Komandan Pos Jaga Balai Konservasi Sumber Daya Alam Kalimantan Tengah, Muriansyah, di Sampit, seperti dikutip dari Antaranews.com, Senin (13/11).

Buaya yang sering muncul membuat resah masyarakat di pinggir Sungai Mentaya Sampit. Selain itu, warga juga menjadi was-was saat beraktivitas di sungai itu.

Bahkan, warga sempat melihat empat buaya sekaligus sedang berjejer di bantaran Pulau Lepeh. Sebuah pulau kecil tak berpenghuni yang terletak di tengah Sungai Mentaya.

Penangkapan buaya itu terjadi saat kawasan bantaran sungai di kecamatan tersebut sedang dilanda banjir akibat pasang laut. Akibatnya, permukaan Sungai Mentaya ikut naik dan merendam permukiman hingga selutut orang dewasa.

Kuat dugaan bahwa buaya kelaparan sehingga mencari makan dan datang ke permukiman. Apalagi, akhir-akhir ini banyak ternak seperti ayam dan bebek, milik warga hilang yang diduga dimangsa oleh buaya.

Saat kejadian, sebagian warga terjaga karena khawatir banjir merendam rumah mereka. Kemudian, di waktu yang sama ada warga yang melihat kemunculan buaya muara di halaman salah satu rumah warga bernama Hasan.

Mengetahui hal itu, warga dengan cepat berkumpul dan berusaha menangkap buaya tersebut. Setelah cukup lama, buaya akhirnya berhasil ditangkap dengan menggunakan jaring.

“Sementara kami amankan dulu sambil menunggu arahan pimpinan. Biasanya dibawa ke Pangkalan Bun Kabupaten Kotawaringin Barat, selanjutnya dilepasliarkan di Suaka Margasatwa Lamandau,” kata Muriansyah.

Baca Juga:  Kawanan Paus Terdampar di Pantai Ujung Kareung Aceh Besar

Serangan buaya terhadap warga sudah banyak memakan korban. Insiden buaya menerkam manusia di kawasan itu pernah terjadi di Kecamatan Pulau Hanaut, Teluk Sampit, Mentaya Hilir Selatan dan Seranau.

Camat Pulau Hanaut Eddy Mashami mengatakan selama 2016 ada empat warganya yang diterkam buaya. Dari empat orang tersebut, hanya satu korban yang jenazahnya ditemukan, sedangkan tiga orang lainnya hilang dan tidak ditemukan hingga saat ini. Tahun ini pun ada warga yang tangannya terluka akibat disambar buaya.

loading...
loading...