Budi Daya Jamur Merang Indoor


Pertanianku – Budi daya jamur merang di dalam kumbung lebih cocok digunakan untuk tujuan komersial karena bisa berproduksi sepanjang tahun. Tempat budi daya jamur berupa bangunan sederhana berdinding plastik yang di bagian dalamnya dilengkapi rak.

Empat Tahap Budi Daya Jamur Merang

  • Penyiapan media tumbuh

Media tumbuh yang biasa digunakan adalah limbah kapas dan jerami. Jerami yang digunakan harus segar, bisa dipotong-potong atau tidak. Limbah kapas yang digunakan merupakan limbah industri tekstil.

Media yang dipilih tersebut dicampur dengan kapur pertanian 1—2%. Namun, ada juga yang hanya menggunakan media utama berupa limbah kapas.

  • Pengomposan

Media tumbuh jamur harus dikomposkan terlebih dahulu sebelum digunakan. Tujuannya, agar tidak ada mikroorganisme yang merugikan saat jamur sedang tumbuh. Limbah kapas tekstil, Dapat digunakan sebagai salah satu media tumbuh jamur merang.

  • Pasteurisasi

Media tumbuh kemudian dipasteurisasi di ruang penumbuhan jamur. Media tumbuh dimasukkan kerak-rak di dalam kumbung setinggi 15—20 cm. Uap panas dialirkan ke dalam kumbung melalui pipa untuk mencapai suhu 60o C selama 3—4 jam. Setelah pasteurisasi, udara segar dibiarkan masuk agar suhu turun menjadi 37o C. Suhu ini diperlukan untuk penaburan bibit.

  • Penaburan bibit

Bibit yang digunakan harus sudah dipisahkan, serta tidak berupa gumpalan-gumpalan lagi. Bibit kemudian ditebarkan di atas permukaan kompos. Bibit jamur ditebar segera setelah suhu substrat turun menjadi 37o C.

Jendela dan pintu kumbung ditutup selama 3 hari setelah penaburan bibit. Selanjutnya substrat ditutup plastik agar suhunya tetap tinggi, yakni sekitar 35—40o C.

 

Sumber: Buku Agriflo Jamur

 

Baca Juga:  Manfaat Wortel Tak Hanya untuk Mata, Ini Manfaat Lainnya!
loading...
loading...