Budi Daya Jamur Merang Secara Modern


Pertanianku – Budi daya jamur merang secara modern merupakan cara yang dilakukan di dalam kumbung dengan menggunakan media tumbuh yang sudah dipasteurisasi (dikomposkan) pada rak-rak di dalam gubug jamur. Penggunaan kumbung dimulai pada pertengahan tahun 1970. Sejak itu, budi daya jamur di dalam kumbung terus dikembangkan.

Empat Tahap Budi Daya Jamur Merang

Budi daya jamur merang secara modern ini sangat dianjurkan untuk diusahakan dengan skala komersial. Namun, untuk hal ini sangat dibutuhkan modal yang cukup besar di antaranya untukmembuat kumbung dan generator penguap. Walaupun demikian, teknologi ini dapat menjamin kuantitas dan kualitas hasil akan lebih tinggi. Selain itu, cara modern ini pun dapat diterapkan pada segala musim karena suhu dalam gubug jamur dapat diatur. Sementara itu, media tumbuhnya pun dapat berasal dari bermacam-macam bahan, baik satu macam bahan maupun campuran beberapa bahan sehingga tidak hanya bergantung pada jerami saja.

Selain kelebihan tersebut, masih ada lagi kelebihan lain bila dibandingkan dengan teknologi sederhana. Ditinjau dari masalah ruang, dalam satu luasan yang sama dengan ruang budi daya secara tradisional dapat diusahakan 3—4 tingkat rak penanaman jamur. Hal ini berarti produksinya dapat mencapai 3—4 kali lebih banyak dibandingkan dengan cara tradisional. Ditinjau dari penggunaan media tumbuhnya, kompos jerami dapat memberikan hasil yang lebih tinggi bila dibandingkandengan menggunakan ikatan jerami. Ditinjau dari masalah hama penyakit, keberadaannya dapat dikendalikan karena budi daya ini dilakukan di dalam ruang tertutup dengan media tumbuh yang sudah dipasteurisasi terlebih dahulu.

Untuk pembudidayaan secara modern, masalah modal besar dalam mempersiapkan kumbung dan peralatannya dapat diatasi dengan cara memodifikasi bahan dan alat yang digunakan. Bangunan kumbung atau rumah jamur tidak perlu dibuat permanen dengan bahan batu dan semen, melainkan dapat dibuat sederhana dari bahan bambu sebagai rangka, plastik sebagai dinding, dan nipah sebagai atap. Sementara itu, rak-rak tempat penanaman jamur tidak perlu terbuat dari besi padat, cukup terbuat dari bambu. Generator untuk sistem penguapan pun dapat digantikan oleh sistem penguapan sederhana yang menggunakan tangki atau drum besar dengan tungku kayu. Melihat kelebihan yang sudah diuraikan tersebut maka dapat disimpulkan bahwa budi daya jamur merang dengan teknik modern atau dilakukan di dalam kumbung akan lebih menguntungkan dibandingkan dengan teknik tradisional.

Baca Juga:  Berkebun Bisa Bikin Panjang Umur, Lho!

 

Sumber: Buku budidaya jamur merang