Budi Daya Melon dengan Sistem Hidroponik


Pertanianku – Hidroponik merupakan budi daya dengan cara memanfaatkan air sebagai media tanam. Teknik ini tidak menggunakan tanah dan lebih menekankan pada pemenuhan kebutuhan nutrisi bagi tanaman. Sebenarnya, kebutuhan air pada hidroponik lebih sedikit daripada kebutuhan air dengan budi daya tanaman di tanah. Hidroponik menggunakan air yang lebih efisien. Jadi, cocok diterapkan pada daerah yang memiliki pasokan air yang terbatas.

Budi Daya Melon dengan Sistem Hidroponik

Salah satu tanaman buah yang dapat dibudidayakan secara hidroponik adalah melon. Komunitas hidroponik Kabupaten Batang, Jawa Tengah, selama 5 tahun terakhir berupaya mengembangkan budi daya melon dengan menggunakan sistem hidroponik. Berawal dari hobi serta ditunjang dengan ketekunan dan ketelatenan, komunitas tersebut berhasil melakukan budi daya melon emas di lahan Desa Pesalakan, Kecamatan Bandang, Kabupaten Batang Jawa Tengah.

Melon emas ini memiliki cita rasa sangat menyegarkan dengan tekstur daging empuk berkadar air tinggi, berkelir hijau kekuningan dengan kulit bagian luar berwarna hijau muda bergurat alur putih, dan tentu menyehatkan karena ditanam dengan pola hidroponik. Meski awalnya banyak mengalami hambatan dalam mengembangkan budi daya melon emas sistem hidroponik, mereka tetap tidak patah semangat untuk terus mengembangkan usaha ini. Bahkan, harga melon emas hasil tanam hidroponik tergolong tinggi. Untuk 1kg dibanderol mulai dari Rp12.000,00–Rp13.000,00.

Keberhasilan komunitas hidroponik ini mengembangkan melon emas ditambah dengan nilai jual yang cukup tinggi, secara tidak langsung kegiatan ini menyedot minat pemuda setempat untuk turut mengembangkan buah tersebut. Dengan begitu, budi daya melon emas dapat mengurangi pengangguran di Desa Pesalakan.

“Awalnya saya belajar hidroponik bersama komunitas lain yang sudah lebih dulu bisa, lantas saya coba-coba memulai bisnis dengan membangun sebuah green house selebihnya atau 60% pengetahuan hidroponik yang saya miliki didapat secara otodidak,” ucap Agus Siswanto salah anggota Paguyuban hidroponik Kabupaten Batang.

Baca Juga:  Ratusan Hektare Persawahan Diserang Hama, Petani Alami Kerugian

Budi daya melon emas dengan sistem hidroponik dirasa Agus merupakan salah satu bentuk inovasi untuk meningkatkan hasil panen dengan bentuk dan rasa buah yang berkualitas. Kini, melon emas produksi komunitas hidroponik Batang telah dipasarkan ke beberapa pasar tradisional setempat. Selain itu, konsumen juga bisa membelinya secara langsung dengan mendatangi kebun.

loading...
loading...