Budidaya Cacing Sutera Terbukti Mampu Memperkuat Produksi Benih Nasional

Pertanianku — Salah satu kebutuhan dalam budidaya perikanan yang harus dipenuhi adalah pakan alami yang bergizi. Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya (DJPB) terus mendorong produksi pakan alami di berbagai daerah di Indonesia agar distribusi pakan merata. Salah satu pakan alami yang sangat dibutuhkan adalah cacing sutera atau Tubifex sp.

cacing sutera
foto: Pertanianku

Direktur Jenderal Perikanan Budidaya, Slamet Soebjakto menjelaskan bahwa cacing sutera masih menjadi pakan alami yang efektif untuk meningkatkan produksi benih perikanan, khususnya ikan air tawar.

Hal tersebut karena kandungan nutrisi yang ada di dalam cacing sutera terbilang cukup lengkap, mulai dari protein, lemak, mineral, vitamin B12, asam amino, hingga asam lemak tidak jenuh. Seluruh kandungan tersebut sangat dibutuhkan untuk pertumbuhan benih ikan.

Jika penyebaran pakan alami terjadi secara merata, proses pembenihan ikan bisa dilakukan di berbagai daerah. Dengan begitu, distribusi benih ikan ke pembudidaya yang ada di luar Pulau Jawa akan semakin mudah.

“Teknik budidaya cacing sutera yang telah kita kuasai terus kita sosialisasikan kepada pembudidaya, khususnya yang ada di luar Jawa agar ketergantungan pembenih ikan terhadap hasil tangkapan di alam dapat diminimalisir sehingga pasokan benih ikan air tawar dapat semakin merata dan tidak tersentralisasi di Pulau Jawa,” terang Slamet seperti dikutip dari laman kkp.go.id.

Budidaya cacing sutera terbilang cukup adaptif karena bisa dilakukan di berbagai jenis media, mulai dari plastik terpal, bak semen, hingga kolam tanah, baik dilakukan di outdoor maupun indoor.

KKP sendiri sudah mensosialisasikan metode budidaya cacing sutera dengan sistem apartemen yang menggunakan nampan. Metode ini dianggap sangat efektif untuk meningkatkan produktivitas budidaya yang dilakukan di lahan terbatas.

Baca Juga:  Sosialisasi Peraturan tentang Penanggulangan Hama dan Penyakit Ikan

Tidak sekadar mendukung pertumbuhan produksi benih nasional, budidaya cacing sutera juga telah terbukti mampu menjadi peluang bisnis yang menjanjikan karena mendatangkan keuntungan dengan jangka waktu pemeliharaan yang tidak begitu lama sehingga modal yang digunakan dapat diputar lebih cepat.

Slamet menjelaskan bahwa KKP juga sudah menyiapkan program bantuan paket budidaya pakan alami untuk mendukung produksi benih ikan nasional.

“Dengan ketersediaan suplai cacing sutera sepanjang tahun dan sesuai kebutuhan, diharapkan dapat memberikan kestabilan harga dan meningkatkan kesejahteraan pembudidaya secara umum,” pungkas Slamet.