Budidaya Ikan Cere yang Masih Jarang Dilirik Orang

Pertanianku Budidaya ikan cere atau Phalloceros caudimaculatus terbilang masih jarang dilirik orang, padahal sebenarnya usaha ini bisa mendatangkan keuntungan yang cukup menggiurkan. Ikan ini sangat mudah dijumpai di daerah sungai atau rawa-rawa. Rasa daging ikan sangat lezat dan gurih. Ikan cere sudah sejak lama dikenal sebagai ikan pancingan atau ikan konsumsi.

budidaya ikan cere
foto: KKP.go.id

Hasil budidaya ikan cere bisa dipasarkan dengan cara dijual ke pasar atau ke pengepul. Pemasarannya terbilang cukup mudah karena ikan ini sudah terkenal lezat dan murah.

Kadar kolesterol di dalam daging ikan ini terbilang rendah dibandingkan ikan lain. Di dalam tubuh ikan cere terdapat lemak tak jenuh (USFA di atas 50 persen) yang sangat bagus untuk mencegah risiko penyakit kardiovaskular. Lemak tak jenuh tersebut juga bisa meringankan kandungan kolesterol total dan kolesterol LDL yang terdapat di dalam darah sehingga bisa mencegah penyakit jantung koroner.

Ikan cere sangat bagus dikonsumsi saat menjalankan program diet karena mampu mengurangi suplai lemak harian pada menu makanan. Ikan kecil ini berasal dari Amerika Serikat dan sudah berkembang sangat pesat di Indonesia. Produktivitasnya terbilang sangat tinggi sehingga budidaya ikan cere tidak akan sulit untuk dilakukan.

Budidaya ikan cere

Sebelum memulai budidaya, Anda harus memerhatikan jenis tanah yang akan digunakan. Pastikan jenis tanah yang digunakan adalah liat agar tidak memudahkan air merembes ke dalam tanah. Buat kemiringan tanah sekitar dua sampai lima persen untuk memudahkan pengairan.

Air yang digunakan harus berupa air yang terbebas dari bahan kimia dan limbah pabrik. Tambahkan penghilang jamur agar tidak mudah tercemar oleh jamur liar. Suhu air yang dibutuhkan adalah 26—28°C dengan pH berkisar 6,5—7.

Baca Juga:  KKP Dorong Riset Limbah Pengolahan Rumput Laut

Makanan ikan cere

Selama masa budidaya, ikan dapat diberikan makanan alami berupa ikan, kerang, sisa dapur, dan sebagainya. Berikan juga pakan tambahan yang mengandung protein tinggi. Pakan diberikan dua kali sehari pada pagi dan sore hari. Jumlah pakan yang diberikan sebanyak 3—5 persen dari total berat badan ikan cere. Untuk mengetahui bobot ikan sesuai dengan jumlah pakan yang dibutuhkan, ambil sampel 5—10 ekor ikan cere.