Budidaya Jamur Untuk Bisnis


Pertanianku – Usaha jamur memiliki setidaknya empat karakter khas. Pertama, tidak memerlukan lahan atau aksesibilitas lahan produktif yang luas. Kedua, menjadi bagian dari proses usaha yang memiliki kepastian keuntungan dan perhitungan risiko usaha yang feasible serta tidak menanggung risiko budi daya, risiko alam, dan risiko pasar sekaligus.

Jenis Bisnis Jamur

Ketiga, mampu memberdayakan rumah tangga. Keempat, usaha jamur dapat digabungkan dalam satu manajemen pengelolaan kawasan, baik dalam bentuk kelompok atau sentra sehingga mampu berkompetisi bila berhadapan dengan kekuatan-kekuatan pelaku bisnis yang lebih besar.

Meskipun di setiap titik agribisnis dapat dilakukan usaha/bisnis yang berkaitan dengan jamur, kali ini hanya akan diambil titik-titik penting bisnis jamur, antara lain bisnis bibit jamur, bisnis budi daya jamur, dan bisnis pengolahan jamur. Masing-masing produk yang dikembangkan akan memiliki nilai jual yang berbeda-beda, tergantung dari kreativitas dan cara peningkatan nilai tambahnya.

  1. Bisnis Pembibitan

Bisnis bibit jamur merupakan bisnis yang sangat potensial. Saat ini, banyak petani jamur yang kesulitan mendapatkan bibit jamur untuk budi dayanya. Kunci sukses dalam bisnis bibit jamur adalah menekan sekecil mungkin kontaminasi pada bibit jamur dan menjaga atau menyimpan secara ketat kultur murni (mother culture) yang akan ditanam pada media yang lebih besar. Bibit jamur merupakan salah satu faktor yang menentukan hasil akhir dari keseluruhan usaha jamur. Dengan bibit jamur yang bagus, akan dihasilkan jamur yang bagus pula. Bibit yang kurang bagus atau jelek, akan menghasilkan jamur dengan kualitas rendah. Bisnis budi daya jamur tiram. Lokasi yang dipilih sebaiknya sesuaidengan syarat pembentukan tubuh buah jamur

  1. Bisnis Budi Daya Jamur

Bisnis budi daya jamur yang perlu diperhatikan adalah penentuan tempat untuk budi dayanya. Tempat berkaita dengan lingkungan secara makro, seperti suhu dan kelembapan lingkungan. Jenis jamur yang akan dibudidayakan harus disesuaikan dengan lingkungannya serta syarat pembentukan tubuh buah jamur. Selain itu, kualitas bahan baku perlu dijaga agar tetap stabil dan tidak dipengaruhi oleh musim. Penggunaan bahan bakar untuk pasteurisasi juga perlu dihemat. Kunci sukses dalam bisnis budi daya jamur adalah produktivitas panen (yield) yang tinggi dengan biaya produksi yang rendah.

  1. Bisnis Pengolahan Jamur
Baca Juga:  Berhidroponik dengan DFT Pipa PVC Frame A 36 Lubang

Bisnis pengolahan jamur masih memiliki prospek yang bagus. Bentuk pengolahan jamur mencakup pengalengan, pengeringan, penggaraman, dan pembekuan. Hampir sebagian besar pengolahan pascapanen jamur adalah dengan cara dikalengkan dan dikeringkan. Pengolahan pascapanen jamur kancing, jamur merang, dan jamur tiram biasanya dengan dikalengkan.

Sementara itu, jamur kuping dan jamur shiitake, pengolahan pascapanennya dengan cara dikeringkan. Dalam melakukan pengolahan jamur, perlu diperhatikan higienitas dalam setiap tahapan prosesnya. Spesifikasi permintaan produk olahan jamur harus dipenuhi untuk menjaga kepuasan konsumen sehingga permintaan produk olahannya terus meningkat. Kunci sukses dalam bisnis pengolahan jamur adalah penggunaan bahan baku jamur yang efisien, proses produksi yang higienis, standar mutu yang ketat, biaya produksi yang rendah, dan harga jual produk yang kompetitif.

 

Sumber: Buku Paduan Lengkap Jamur

loading...
loading...