Budidaya Krisan dengan Sistem Aeroponik Bikin Panen Lebih Cepat

Pertanianku — Umumnya, krisan lebih sering ditanam langsung di atas permukaan tanah dan membutuhkan waktu pemeliharaan selama 3 bulan. Kini, budidaya krisan sudah bisa dilakukan dengan sistem akuaponik, bahkan sistem ini dapat membuat panen lebih cepat, yakni saat tanaman berumur 1 bulan.

budidaya krisan
foto: Pixabay

Percobaan budidaya krisan akuaponik sudah dilakukan di kebun yang berada pada ketinggian 870 meter di atas permukaan laut dengan kondisi suhu pada siang hari 18–20C dan kelembapan nisbi 60–80 persen.

Instalasi aeroponik tersebut menggunakan kotak kayu sepanjang 18 meter dan lebar 1 meter. Di dalamnya diisi oleh plastik selebar 1,5 meter dan dipasang membentuk huruf “V”, bagian pinggir plastik terikat di sepanjang bibir kotak kayu kemudian diperkuat dengan belahan bambu yang dipasang memanjang. Di bagian atas ditutup dengan lembaran styrofoam selebar 100 cm dan tebalnya mencapai 3 cm.

Pada percobaan tersebut, krisan ditanam pada lubang tanam berdiamater 2 cm di atas styrofoam. Jarak tanam yang digunakan sekitar 14 cm × 14 cm. Setiap lubang tanam terdiri atas satu setek krisan yang sudah berakar dan berumur 14 hari. Agar tanaman mampu tumbuh tegak, pembudidaya menambahkan tusuk gigi steril pada batang krisan. Sebelum tanaman meninggi, pekebun sudah menyiapkan jala kawat yang dapat menahan batang tanaman.

Pekebun memanfaatkan lampu listrik untuk mencegah hormon pembungaan krisan, mengingat krisan sangat mudah berbunga di daerah tropis. Lampu tersebut dipasang pada ketinggian 2,5 m di atas tanah. Lampu dinyalakan minimal 5 jam pada malam hari untuk mencegah kegelapan. Lama waktu proses itu berlangsung sekitar 4 pekan hingga tinggi tanaman mencapai 40 cm. Saat tanaman sudah setinggi 1 m, tanaman sudah berada pada akhir fase vegetatif.

Baca Juga:  Halau Serangan Lalat Buah dengan Daun Wangi Melaleuca bracteata

Menjelang fase generatif, tanaman diberikan nutrisi AB mix. Nutrisi untuk tanaman krisan sebenarnya hanya menggunakan satu formula untuk semua fase pertumbuhan. Perbedaannya hanya pada electro conductivity (EC). Nutrisi diberikan melalui selang polietilen yang dipasang di sepanjang rak atau kotak kayu. Selang tersebut berada pada 30 cm di bawah tanaman atau styrofoam. Aliran nutrisi ini harus aktif selama 24 jam.

Pekebun dapat menggunakan hormon Alar 1–2 kali untuk membuat bunga krisan mekar secara serempak. Penyemprotan dilakukan saat tanaman berumur 35–45 hari. Pemberian nutrisi yang teratur membuat pertumbuhan tanaman krisan menjadi lebih bagus.