Budidaya Mentimun di Pot

Pertanianku — Selama ini mentimun terkenal sebagai tanaman sayur yang ditanam langsung di lahan karena tanaman ini tumbuh merambat pada ajir. Sebenarnya, Anda bisa juga menanam timun di pot atau polibag.

menanam mentimun di pot
foto: Pertanianku

Sebelum melakukan budidaya mentimun di pot, Anda perlu menyediakan beberapa alat dan bahan yang dibutuhkan. Karena menanam di pot, Anda perlu menyiapkan pot atau polybag berdiameter 25 cm. Usahakan pot yang digunakan sudah memiliki lubang drainase.

Bahan selanjutnya yang perlu disiapkan adalah media tanam. Media tanam untuk menanam mentimun di pot berupa top soil, pupuk kandang atau kompos, arang sekam, dan sekam mentah dengan perbandingan komposisinya sekitar 3:2:1:1. Tambahkan juga kapur pertanian atau dolomit sebanyak satu sendok makan untuk media tanam sebanyak 1 ember berukuran 10 liter.

Media tanam yang sudah tercampur merata perlu didiamkan selama 7—10 hari hingga media tanam benar-benar siap digunakan.

Persiapan lain yang tidak kalah penting ialah menentukan lokasi budidaya. Tanaman mentimun lebih senang daerah yang terpapar sinar matahari. Pasalnya, tanaman membutuhkan penyinaran matahari minimal selama 8 jam per hari. Oleh karena itu, pastikan lokasi yang Anda pilih tidak terhalang oleh naungan bangunan atau pohon. Gunakan jarak antar pot/polibag sekitar 40 cm atau 60 cm.

Media tanam yang akan digunakan harus disiram terlebih dahulu hingga basah. Satu pot hanya dapat digunakan untuk menanam satu benih. Tutup benih dengan cup yang sudah dilubangi bagian bawahnya agar benih tetap mendapatkan oksigen meski tertutup cup. Biarkan cup tersebut selama 4—5 hari hingga benih tumbuh.

Tanaman mentimun tidak perlu disiram setiap hari. Anda perlu menyesuaikan penyiraman dengan kondisi tanaman. Jangan sampai tanaman mentimun kebanyakan atau kekurangan air.

Baca Juga:  Tanda-tanda Tanaman Jagung Kekurangan Unsur Hara

Setelah tanaman berumur 10 hari, Anda perlu memberikan pupuk NPK sebanyak 1 sendok makan yang sudah dicampur dengan 5 liter air. Alirkan larutan pupuk tersebut sebanyak 250 ml dan lakukan setiap satu hari sekali.

Tanaman mentimun relatif mudah ditanam dan berbuah lebih cepat. Tanaman sudah bisa dipanen setelah berumur 35—40 hari setelah tanam, bergantung pada jenis dan kondisi tanaman.