Bukan Cuma Gula, Semut Rangrang Penghasil Kroto Juga Suka Ulat Hongkong

Pertanianku— Kegiatan penting dari beternak adalah memberikan pakan, apalagi bila peternakan tersebut dilakukan secara intensif. Pakan menjadi salah satu penentu hasil yang akan didapatkan. Begitu pun ketika Anda ternak kroto, semut rangrang harus diberikan pakan yang sesuai dengan selera dan kebutuhan nutrisi. Sebenarnya, pakan semut rangrang tidak sulit dan jumlah yang dibutuhkan tidak banyak. Makanan yang disukai oleh semut rangrang tidak hanya gula, tetapi juga menyukai jangkrik dan ulat hongkong.

semut rangrang
foto: Pertanianku

Ulat hongkong (meal worm atau yellow meal worm) adalah larva dari serangga Tenebrio molitor. Serangga ini memiliki siklus metamorphosis, siklus tersebut diawali dari fase telur, lalu menetas jadi larva yang disebut ulat hongkong. Setelah mencapai ukuran yang maksimal, larva akan berubah menjadi pupa atau kepompong. Fase kepompong berlangsung selama satu minggu. Selanjutnya, pupa berupa menjadi serangga yang dikenal sebagai kumbang beras atau kutu beras.

Kumbang beras berwarna hitam dan merupakan pemakan biji-bijian, seperti gandum, bulir jagung, jewawut, sorgum, dan jenis kacang-kacangan lainnya.

Ukuran tubuh ulat hongkong yang sudah dewasa dapat mencapai 33 mm dengan diameter 3 mm. Ulat ini biasanya diburu oleh hobiis burung dan satwa eksotik sebagai pakan yang kaya akan gizi. Salah satu keunggulannya adalah kandungan protein kasar yang mencapai 48 persen. Kandungan lain yang tidak kalah penting antara lain lemak kasar sebanyak 40 persen, abu 3 persen, kadar air 57 persen, dan kandungan bahan ekstra nonnitrogen (BETN) sebesar 8 persen.

Saat ini sudah tersedia produk ulat hongkong dalam kemasan kaleng. Produk tersebut mengandung protein kasar minimal 17 persen, abu maksimal 7 persen, lemak kasar 5 persen, dan serat minimal 1 persen. Sebenarnya, kandungan nutrisi ulat berbeda-beda, bergantung pada makanan yang diberikan.

Baca Juga:  HPDKI Siapkan Hewan Kurban Bebas PMK

Anda dapat menjumpai produk ulat hongkong di toko pakan burung, ikan hias, reptil, dan toko pakan ternak lainnya. Untuk burung hias, ulat dapat menambah daya tarik dan kicauan menjadi sangat khas.

Akan lebih efektif bila Anda yang sedang ternak kroto juga membudidayakan ulat hongkong dalam skala kecil. Dengan begitu, kebutuhan pakan akan lebih terjamin.