Bulog Berencana Tambah Impor 30 Ribu Ton Daging Kerbau India

Pertanianku — Tahun ini, Bulog berencana mendatangkan lagi 30 ribu ton daging kerbau asal India. Impor tambahan ini untuk memenuhi kebutuhan konsumsi daging ruminansia.

30 ribu ton daging kerbau asal India
Foto: Pixabay

“Realisasi sudah di atas 20 ribu ton. Kita mau masuk lagi 30 ribuan ton dari India,” kata Direktur Pengadaan Perum Bulog, Bachtiar, Senin (1/7).

Mengutip Republika, Bachtiar menjelaskan, meski saat ini permintaan daging masih stabil, Bulog berupaya untuk menjaga agar konsumen dapat mengonsumsi daging dengan harga terjangkau. Nantinya, Bulog akan menjual daging kerbau kepada distributor sebesar Rp57.750 per kg, sedangkan distributor menjual ke pasaran dan di level konsumen sebesar Rp80 ribu per kg.

Loading...

Namun begitu, Bulog hingga kini belum membuka lelang bagi perusahaan importir daging kerbau untuk menentukan harga yang paling sesuai. “Biasanya tetep kita undang (importir), harga yang termurah ya kita ambil. Sudah (diundang) kemarin tapi kan kita pending dulu karena masih mahal,” katanya.

Bachtiar menyebutkan realisasi impor daging kerbau baru mencapai 20 ribu ton, dari izin yang diberikan Kementerian Perdagangan sebanyak 100 ribu ton. Dari jumlah 20 ribu ton yang sudah masuk, stok daging kerbau impor masih ada sekitar 1.000 ton yang tersebar di seluruh gudang Divre Bulog daerah.

Adapun penyerapan daging impor paling banyak pada hari-hari besar seperti Ramadan dan Idulfitri. Selain itu, ia menyebutkan dalam waktu dekat sekitar 200 ton daging masih akan tiba di Divre DKI Jakarta.

“Sekarang yang mau datang masih ada sekitar 200-an ton, minggu-minggu ini mungkin untuk Divre DKI dulu,” katanya.

Baca Juga:  Petambak Sebut Penyerapan Garam oleh Industri Cenderung Menurun
Loading...
Loading...