Bulog Imbau Pedagang Tak Cairkan Daging Beku

Pertanianku – Badan Urusan Logistik (Bulog) mengimbau para pedagang daging untuk tidak melakukan thawing atau mencairkan daging beku. Hal tersebut diungkapkan oleh Direktur Operasional dan Pelayanan Publik Bulog Karyawan Gunarso.

Daging beku yang didapat dari Bulog harus dijual dalam bentuk beku hingga ke konsumen “Karena kalau sudah dicairkan, begitu daging itu digantung, tidak ketahuan apakah kerbau atau sapi,” kata Karyawan Gunarso, seperti melansir Republika (31/5).

Padahal sebelumnya, sejumlah pedagang daging mengaku berinisiatif mencairkan daging kerbau beku yang mereka dapat dari Bulog. Thawing dilakukan untuk menghilangkan lemak pada daging sehingga diharapkan dapat lebih menarik bagi konsumen ketika membelinya.

Namun, proses tersebut menyebabkan terjadi penyusutan pada daging. Karenanya, daging kerbau yang harusnya dijual Rp80.000 per kilogram (kg) dalam bentuk beku, melonjak harganya hingga Rp100.000 per kg.

“Secara teknis di lapangan ini menjadi persoalan. Harusnya di jual dalam bentuk beku,” tutur Karyawan.

Seperti diketahui, pemerintah melalui Kementerian Perdagangan telah menetapkan harga eceran tertinggi (HET) untuk daging kerbau beku seharga Rp80.000 per kg. Sementara itu, untuk daging segar, harganya diserahkan pada mekanisme pasar.

loading...
loading...