Bulog Perbanyak Stok Gabah di 2016

Pertanianku – Kementerian BUMN memberikan arahan pada Perum Bulog untuk melakukan penyimpanan gabah lebih banyak di 2016. Deputi Bidang Usaha Agro dan Industri Farmasi Kementerian BUMN Wahyu Kuncoro mengatakan bahwa “Penyimpanan gabah itu demi meningkatkan kualitas beras yang nantinya disalurkan Bulog ke masyarakat, terutama untuk Beras sejahtera (Rastra).”

Bulog Perbanyak Stok Gabah di 2016

“Selama ini kan nyimpennya beras, ini sesuai perintah Pak Presiden, kita tingkatkan kualitas penyimpanan kita, dengan mencoba memperbanyak penyimpanan gabah,” jelas Wahyu di Kementerian BUMN, seperti dikutip Liputan6 (13/5).

Loading...

Wahyu menambahkan, Bulog tahun ini menargetkan penyimpanan beras mencapai 4 juta ton, sesuai kapasitas maksimal gudang Bulog yang tersebar di seluruh Indonesia. Dari 4 juta itu, penyimpanan gabah akan dicoba untuk lebih dominan.

Belum mampunya Bulog dalam melakukan penyimapanan gabah secara maksimal disebabkan oleh minimnya fasilitas infrastruktur yang dimiliki, seperti mesin pengeringan dan mesin penggilingan. “Kita akan coba investasi besar di Bulog untuk beberapa alat itu, karena ini tuntutan,” ungkap Wahyu.

Bahkan sampai saat ini Bulog baru menyimpan beras dari para petani sebanyak 40 ribu ton. Angka ini diakui Wahyu masih sangat kecil jika melihat target penyimpanan mencapai 4 juta ton.

Masih minimnya penyerapan dari para petani ini karena dampak elnino yang terjadi di awal tahun 2016 yang menyebabkan musim panen para petani mundur. Diharapkan mulai pada Mei ini, penyerapan beras dan gabah yang dilakukan Bulog bisa meningkat.

Baca Juga:  Polandia Beri Julukan “The Black Gold” untuk Kopi Indonesia
Loading...
Loading...