Bunga Jepun, Tanaman Cantik yang Mematikan

Pertanianku Bunga jepun adalah spesies bunga tropis yang dikenal dengan tampilan kelopaknya yang cantik dan memikat. Namun ternyata, bunga ini memproduksi getah yang mengandung racun. Walaupun begitu, masih banyak orang yang menggunakan bunga yang memiliki nama lain Nerium oleander ini sebagai tanaman hias di rumahnya.

Bunga jepun
Foto: Shutterstock

Bahkan, bunga jepun juga sering digunakan untuk menghias taman-taman kota dan halaman sekolah. Padahal, jika daun atau sebagian kelopaknya tertelan oleh anak-anak, racunnya bisa menyebabkan kematian.

Bagian dari bunga jepun yang beracun

Racun pada tanaman ini terdapat pada setiap bagiannya, baik bagian kering maupun bagian yang berwarna, tetapi racun pada getah merupakan racun yang paling berbahaya. Seperti halnya dengan pohon hias beracun, menelan daun atau kelopak bunga jepun bisa mengakibatkan gejala penyakit serius bahkan kematian.

Akibat dari teracuni bunga jepun

Memang benar penyebab paling fatal dari mengonsumsi bunga jepun secara langsung atau dalam keadaan belum termasak (mentah) dapat menyebabkan kematian. Gejala-gejala penyakit kronis lainnya juga bisa ditimbulkan dari mengonsumsi bunga jepun seperti mual-mual, gangguan pencernaan, melemahnya denyut jantung, sakit kepala, dan kehilangan kesadaran. Bahkan, asap dari pembakaran ranting bunga yang bisa tumbuh di daerah tropis ini juga bisa mengakibatkan iritasi kulit.

Antisipasi dan penanganan racun bunga jepun

Jika kamu tetap ingin menggunakan bunga jepun sebagai tanaman hias, sebaiknya letakkan bunga jepun di tempat yang sulit dijangkau oleh si kecil. Kamu juga bisa menginformasikannya terlebih dahulu kepada si kecil tentang bahaya dari bunga jepun.

Kadar racun bunga jepun yang begitu kuat bisa tetap bereaksi sekalipun hanya sebagian kecil saja yang tertelan. Apabila hal ini terjadi, segera cari pertolongan medis profesional atau datang langsung ke rumah sakit. Jangan sekali-kali mencoba menetralisir racunnya sendiri. Alternatifnya, kamu bisa memakai bunga hias plastik saja.

Loading...