Bunga Lisianthus, Kembaran Mawar yang Bikin Orang Terkecoh


PertaniankuBunga lisianthus adalah bunga yang disebut-sebut sebagai kembaran bunga mawar. Bunga ini disebut juga eustoma yang belakangan di Indonesia mulai banyak dilirik sebagai bunga hias.

bunga lisianthus
Foto: Pixabay

Bunga lisianthus banyak dipakai untuk dekorasi hotel, restoran, dan pernikahan. Ada pula yang menempatkannya di rumah, sekadar untuk mempercantik ruangan. Umumnya, bunga ini juga disebut sebagai texas bluebell atau blue lapangan daisy.

Bunga yang sangat mirip dengan mawar ini biasanya berwarna ungu, pink, dan putih. Sebelum dikenal di Indonesia, bunga ini lebih dulu dikenal di Jepang sebagai bunga potong atau bunga hias. Sementara, di Tanah Air sendiri bunga ini terbilang masih pendatang baru. Itu sebabnya banyak yang terkecoh dan menganggap bunga lisianthus sebagai bunga mawar.

Bunga lisianthus dapat ditanam sebagai tanaman pot dalam ruangan atau dibudidayakan sebagai bisnis bunga potong layaknya bunga mawar. Tanaman bisa tumbuh 15—60 sentimeter bergantung pada iklim yang ditempati oleh tumbuhan. Bunga lisianthus bisa bertahan maksimum tiga minggu setelah dipotong tangkainya. Karena itu, Anda tidak perlu repot selalu mengganti bunga, untuk menghias ruangan.

Lisianthus berasal dari Amerika Selatan. Bunga ini sangat menyukai sinar matahari, tapi hanya bisa tumbuh subur pada area dengan udara yang sejuk. Tanaman ini paling cocok tumbuh di dalam ruangan atau tempat dengan beriklim hangat. Ia akan tumbuh baik di tanah netral atau sedikit asam.

Tentu saja bunga ini akan berkembang dalam lingkungan tidak kering dan memiliki drainase yang baik. Tanaman lisianthus harus diletakkan pada lingkungan yang hangat dan sangat tepat jika ditanam pada akhir musim semi, sesudah salju terakhir telah berakhir.

Bunga lisianthus akan mekar di musim panas dan awal musim gugur, namun bisa juga ditemukan di pusat penjualan tanaman yang memiliki rumah kaca.

Baca Juga:  Aloe Vera, Tanaman Hias dengan Sejuta Manfaat
loading...
loading...