Cabya, Asal Usul Cabai di Indonesia

Pertanianku Asal usul cabai di Indonesia ternyata berasal dari tanaman bernama cabya. Indonesia sendiri dikenal memiliki banyak sekali varietas cabai. Mulai dari cabai rawit, cabai merah, hingga cabai hijau.

Asal usul cabai di Indonesia
Foto: thestar.com.my

Di Indonesia, cabai memang menjadi salah satu bahan masakan utama yang ditambahkan dalam berbagai jenis masakan. Namun ternyata, cabai yang banyak tumbuh di Indonesia sekarang bukanlah cabai yang dikenal di masa lalu.

Dilihat dari penampakannya, cabai di Indonesia sekarang dan zaman dahulu berbeda jauh. Dikenal dengan nama cabya, seperti apa rupa sayuran buah pemberi rasa pedas ini pada zaman dahulu?

Loading...

Dikutip dari travel.kompas.com, sejarawan kuliner Fadly Rahman mengungkapkan bahwa zaman dahulu, cabai lebih dikenal sebagai cabya.

“Kata cabya telah disebut-sebut dalam beberapa prasasti dan naskah kuno di Jawa dari abad kesepuluh Masehi,” tutur Fadly.

Cabya merujuk pada spesies Piper retrofracum vahl. Tanaman ini merupakan saudara satu genus dari lada dan sirih. Cabya memiliki rasa pedas yang bisa digunakan untuk memberikan rasa pedas pada makanan.

Ketika masih muda, cabya akan berwarna hijau. Warna ini semakin lama akan berubah kemerahan seiring dengan usia cabya. Semakin matang, cabya akan berwarna semakin merah.

Berbeda dengan cabai yang memiliki tekstur kulit licin dan mengilat, cabya memiliki kulit yang berbintik dan bertotol. Tekstur unik ini hanya dimiliki oleh cabya.

Daerah penghasil cabya yang terkenal pada masanya adalah Jawa. Oleh karena itu, orang-orang Jawa pada masa silam menyebutnya sebagai cabya atau cabai jawa. Cabya juga dikenal dengan nama lombok.

Kepopuleran cabya tidak bertahan lama. Terutama ketika tanaman dari genus Capsisum ini merangsek ke Indonesia. Beragam jenis cabai Capsisum digunakan untuk memberikan rasa pedas pada masakan.

Baca Juga:  Tips Lengkeng Berbuah Lebat

Seiring berjalannya waktu, cabya hanya digunakan sebagai bahan pembuat jamu. Keberadaannya sebagai bahan masakan kurang diminati. Namun, cabya memiliki khasiat yang tak kalah baik. Cabai jawa ini bisa digunakan untuk meredakan demam, beri-beri, anemia, sakit kepala, dan penyakit lainnya.

Apakah Anda tertarik mencoba rempah pedas yang satu ini?

Loading...
Loading...