Cara Aplikasi Pupuk Organik

Pertanianku — Saat ini sudah banyak merek pupuk organik yang dijual di pasaran. Setiap merek pupuk akan memberikan tata cara pemberian, dosis, dan peruntukannya. Secara umum, aplikasi pupuk organik terbagi menjadi dua cara, yaitu aplikasi pupuk organik konvensional dan terukur. Berikut ini penjelasan dua cara aplikasi pupuk organik.

pupuk organik
foto: pixabay

Aplikasi pupuk organik konvensional

Pupuk kompos atau pupuk kandang yang digunakan sebenarnya hanya memiliki kandungan nutrien yang sedikit dan tidak akan mencukupi kebutuhan tanaman, apalagi jika diberikan dalam jumlah yang sedikit. Namun, penggunaan pupuk organik dapat memberikan keuntungan berupa senyawa serta berbagai jenis mikroba yang terkandung di dalam pupuk organik seperti kompos.

Loading...

Untuk menyeimbangkan kandungan N pada pupuk anorganik membutuhkan pupuk organik dalam jumlah yang sangat besar. Hal tersebut tentunya akan memengaruhi biaya produksi. Untuk menyiasati biaya produksi, petani biasanya mengombinasikan dengan pupuk anorganik.

Umumnya, petani menggunakan pupuk organik sebagai pupuk dasar yang diberikan pada saat pengolahan tanah. Dengan cara tersebut, petani bisa mendapatkan hasil yang optimal karena pupuk organik dapat memperbaiki kesuburan tanah sehingga pupuk anorganik yang diberikan dapat terserap secara efektif.

Aplikasi pupuk organik terukur

Pupuk organik terukur adalah produk pupuk yang sudah ditentukan kandungan komponennya seperti pupuk NPK organik dengan kandungan nutrien (10-3-2). Pemberian pupuk ini bertujuan meningkatkan efisiensi pemupukan nitrogen, memperbaiki kinerja fisiologi tanaman dan mikroba di dalam tanah, serta membuat produksi tanaman menjadi lebih maksimal.

Jika ingin memberikan N dengan pupuk organik konvensional membutuhkan pupuk organik dalam jumlah yang besar. Dengan pupuk organik terukur, jumlah yang dibutuhkan jauh lebih kecil.

Pada dasarnya pemupukan organik terukur tidak berbeda dengan pemupukan kombinasi pupuk kompos yang ditambahkan dengan pupuk anorganik atau hanya pupuk organik. Pemberian pupuk dilakukan secara bertahap sesuai dengan umur dan pertumbuhan tanaman.

Baca Juga:  Keuntungan Budidaya Ikan dan Sayur dalam Satu Tempat

Sebelum diberikan pupuk, tanah harus diberikan larutan humus terlebih dahulu, baik pada lubang tanam maupun pada hamparan. Larutan humus diberikan dengan cara disemprot secara merata. Larutan humus tersebut berfungsi sebagai pupuk dasar kompos atau pupuk kandang.

 

 

Loading...
Loading...