Cara Bertanam Petai dengan Mudah

Pertanianku—Sering dikonsumsi, nyatanya bertanam petai tidak begitu banyak dilakukan orang. Padahal tanaman buah yang satu ini mampu bertahan lebih dari sepuluh tahun dan menghasilkan keuntungan yang lumayan.

bertanam petai
Foto: freepik

Petai dikembangbiakkan dengan bibit okulasi (sambung atau tempel mata). Bibit dapat pula ditanam, tapi umur untuk muelai berbuah lebih lama, dan sering menyimpang sifatnya (segregasi).

Tanaman petai tumbuh baik di dataran sampai ketinggian 700 mdpl. Batang petai yang tumbuh pada musim basah sering dihinggapi lumut dan benalu. Di daerah bermusim kering, tanaman petai sering terserang penyakit busuk batang Cortisum sp. dengan ciri miseliumnya berwarna merah jambu.

Loading...

Cara bertanam petai sebenarnya tidak terlalu sulit. Anda bisa menggunakan bibit okulasi yang sudah ssetinggi 60—80 cm atau menggunakan biji. BIla Anda menggunakan biji untuk diubah menjadi bibit, biji harus disemai terlebih dahulu.

Buat lubang tanam berukuran panjang 50 cm, lebar 50 cm, dan tinggi 40 cm dan diisi dengan pupuk kandang atau pupuk kompos matang sebanyak 20—30 kg. Masukkan bibit pelan-pelan ke dalam lubang.

Pemeliharaan petai dari gulma dilakukan bersamaan dengan pemberian pupuk buatan NPK biru 50—300 gram per pohon setiap empat bulan. Setelah berbuah, pupuk diberikan 300—500 gram tiap pohon setelah panen.

Pemeliharaan tanaman petai juga dilakukan dengan memberantas tanaman lumut dan benalu. Insektisida sistemik aman (LD-50 lebih dari 100) diberikan untuk mengatasi kutu daun dan kutu-kutu lainnya.

Penyakit yang sering muncul adalah Phytophthora parasite (akar busuk) menyebabkan tanaman layu dan mati. Penyakit busuk batang (upas) Cortisium salmonicolor dengan miseliumnya berwarna merah jambu sampai abu-abu pada kulit batang terserang.

Penyakit upas dapat mematikan tanaman terutama apabila kondisi lingkungan kering. Karbol atau lisol 10—20 persen dapat digunakan sebagai pengganti fungisida.

Baca Juga:  Nata De Cassava, Ide Bisnis dari Limbah Tapioka

Tanaman petai mulai berbunga 3—5 tahun setelah penanaman. Jika bibit berasal dari biji daerah dataran tinggi, bunga akan muncul lebih lama. Buah petai baru dapat dipanen setelah cukup tua dan biji menonjol jelas.

Cara memanen petai yang benar adalah dengan memotong tangkai tandan dengan pisau  tajam. Produksi petai dapat mencapai 200 tandan tiap pohon, dan tiap tandan bisa menghasilkan 2—12 buah.

Loading...
Loading...