Cara Bertanam Sawi Yang Benar


Pertanianku – Sawi mudah ditanam di dataran rendah maupun dataran tinggi. Namun, sawi lebih banyak ditanam di dataran rendah, terutama di pekarangan karena perawatannya lebih mudah. Jenis sawi huma baik sekali jika ditanam di tempat yang agak kering atau di tegalan.

Cara Bertanam Sawi Yang Benar

Adapun syarat-syarat penting bertanam sawi ialah tanahnya gembur,banyak mengandung humus (subur), drainasenya baik, dan pH tanahnya antara 6—7. Waktu tanam yang baik ialah pada akhir musim hujan (Maret). Walaupun demikian, tanaman dapat pula ditanam pada musim kemarau asalkan tersedia cukup air.

  • Cara tanam

Seperti halnya tanaman petsai, sawi pun dikembangbiakkan dengan bijinya. Penyediaan biji tidak tergantung pada impor, petani pun dapat menghasilkannya sendiri karena tanaman ini sangat mudah berbunga dan berbiji di Indonesia.

Biji-biji sawi perlu disemaikan terlebih dahulu. Untuk lahan seluas satu hektar diperlukan 700 g biji sawi. Menurut teori, satu hektar lahan hanya diperlukan 350 g dengan daya kecambah 75%. Sebelum biji disemai, lahan diolah terlebih dahulu. Lahan tersebut dicangkul sedalam 30 cm dan diberi pupuk kandang sebanyak 10 ton/ha. Setelah itu, lahan dibuat bedenganbedengan yang lebarnya satu meter. Bedengan tersebut memuat tiga baris tanaman dengan jarak tanam 30 cm dan jarak antarbaris 40 cm.

Setelah berumur 3—4 minggu dari waktu sebar (kira-kira berdaun empat helai) bibit dapat dipindahkan ke bedengan. Selanjutnya tanaman diberi pupuk urea saat berumur 10 hari di bedengan. Pupuk diberikan di sekeliling tanaman sejauh 5 cm dari batangnya sebanyak 3 g/tanaman. Dengan demikian, untuk lahan seluas satu hektar diperlukan 250 kg urea. Pupuk ini sebaiknya diberikan bersamaan waktu tanah didangir.

  • Pemeliharaan tanaman

Memelihara tanaman sawi yang penting ialah mengendalikan serangan ulat daun. Ulat-ulat daun ini dapat diberantas dengan semprotan insektisida, seperti Ambush 2 EC dan Decis 2,5 EC 0,1—0,5%.

  • Pemanenan
Baca Juga:  Inilah Khasiat Tak terduga dari Jus Bayam

Tanaman sawi dapat dipanen hasilnya setelah berumur dua bulan. Sawi dipanen dengan cara mencabut atau memotong bagian batang di atas tanah. Ada pula orang yang memanen hasilnya dengan cara memetik daunnya satu per satu. Cara pemanenan yang terakhir ini bertujuan agar tanaman tahan lama. Tanaman sawi yang terawat dengan baik dan sehat dapat menghasilkan 10—15 ton/ha. Hasil produksi sawi saat ini masih untuk pasar lokal.

 

Sumber: Buku Bertanam 36 Jenis sayur

loading...
loading...