Cara Bertanam Wortel Hidroponik


Pertanianku — Hidroponik ini merupakan metode penanaman tumbuhan yang menggunakan media unsur air sebagai pengganti unsur hara. Berbagai tanaman dapat dibudidayakan secara hidroponik, salah satunya wortel. Bertanam wotel hidroponik cukup mudah dilakukan karena perawatannya yang tidak begitu rumit.

Bertanam wotel hidroponik
Foto: Google Image

Ya, cara menanam wortel secara hidroponik ini memang cukup mudah. Selain itu, nutrisi yang dibutuhkan pun tidak begitu banyak dan beragam. Untuk lebih lengkapnya, berikut penjelasan cara menanam wortel secara hidroponik.

  1. Persiapan awal

Persiapan yang Anda butuhkan untuk proses penanaman wortel secara hidroponik antara lain bibit wortel, media semai, media tanam yang berupa arang sekam, pipa air, nutrisi tanaman, gunting atau gergaji, serta aerator (alat penyiraman tanaman).

  1. Penyemaian

Setelah semua alat dan bahan yang dibutuhkan siap, kemudian bibit wortel harus segera disemai. Untuk menyemai bibit wortel, Anda membutuhkan beberapa media antara lain pot plastik dan arang sekam.

Tanamkan bibit wortel pada media tersebut, agar cepat memunculkan daun dan batang. Bibit wortel harus sering-sering disemprot dengan nutrisi. Pembibitan wortel ini dilakukan hingga umbi wortel menjadi kuat dan daun serta batangnya pun cukup kuat.

  1. Penanaman

Jika bibit dirasa sudah siap untuk ditanam, langsung saja pindahkan bibit wortel tersebut pada media tanam. Sebaiknya menggunakan alat aligator yang dipasangkan dengan media tanam. Media tanamnya sendiri antara lain pipa air yang diberi lubang di satu sisinya (atas), dan pada kedua ujung pipa tersebut ditutup.

Jika kedua ujung pipa sudah tertutup rapat, kemudian letakkan arang sekam (padi kering yang dibakar) pada pipa tersebut. Untuk hasil terbaik, sebaiknya sebelum wortel ditanamkan, media tanam harus dalam keadaan lembap. Langkah berikutnya menanam bibit wortel yang telah disemai.

  1. Perawatan
Baca Juga:  Jamur Kombucha, Rahasia Diet Detoks Alami Anti-obesitas

Tahap perawatan paling utama mengacu pada penyiraman nutrisi. Anda lebih disarankan untuk menggunakan alat aerator agar proses penyiraman lebih praktis. Jika Anda tidak memiliki alat ini, proses penyiraman atau pemberian nutrisi diberikan dengan cara tetes.

Pembuatan nutrisi bisa dilakukan sendiri, yaitu dengan menfermentasikan kotoran kambing, jerami, bekatul, arang sekam, daun sirsak halus, gula pasir, daun lamtoro halus, bio aktivator, dan air bersih selama 1 bulan. Dari endapan bahan-bahan tersebut ambil airnya saja, kemudian campurkan dengan air bersih dengan perbandingan 1:10. Setelah itu, gunakan untuk menutrisi wortel.