Cara Beternak Jangkrik Alam Antigagal

Pertanianku — Beternak jangkrik alam bukanlah hal yang sulit. Ini justru akan menguntungkan Anda karena bibit jangrik dari alam memiliki kualitas yang sangat baik. Permintaan terhadap jangkrik kini semakin meningkat. Oleh karena itu, sudah saatnya Anda mulai melirik usaha ini sebagai bisnis sampingan untuk menambah penghasilan. Nah, berikut ini langkah-langkah yang bisa Anda lakukan untuk beternak jangkrik alam.

beternak jangkrik alam
Foto: Google Image

1. Persiapkan sarana dan peralatan

Sarana dan peralatan seperti kandang dan sebagainya perlu disiapkan terlebih dahulu. Kandang ini dibuat dengan ukuran panjang 120—200 cm, lebar 60—100 cm, dan tinggi 30—50 cm dengan menggunakan bahan dari triplek. Jika sudah dibuatkan, simpan di tempat teduh atau tidak terkena sinar matahari secara langsung dan jauhkan dari lalu lalang manusia.

Selain itu, untuk membuat kandang seperti habitat alami jangkrik, bagian dalam kandang harus dibaluri lumpur sawah dan bagian atasnya dilapisi lakban agar jangrik tidak bisa memanjat keluar. Usahakan kandang jangkrik ini mempunyai kaki dengan tujuan agar semut dan serangga lainnya yang dapat mengganggu tidak bisa masuk. Isi kandang jangkrik dengan berbagai macam daun-daunan kering seperti daun timbul, daun pisang, daun sukun dan lain-lain.

2. Persiapan bibit

Untuk telur jangkrik/bibit jangkrik ini sebaiknya diambil dari alam bebas karena lebih agresif. Sementara, untuk mengetahui jenis jantan dan betinanya dapat dilihat dari bagian atas tubuhnya. Jika jantan, kasar dan bergelombang, sedangkan betina tidak. Pastikan juga semua bagian tubuhnya harus yang masih lengkap. Usahakan juga dalam pemilihan bibit ini, pilihlah jangkrik yang sehat dan gemuk.

3. Perawatan

Perawatan ini melingkupi semua hal dari mulai kandang, bibit dan makanannya. Untuk mencegah kanibalisme, makanan adalah hal yang paling diutamakan. Kontrol terus ketersediaan makanannya jangan sampai habis. Makanan atau pakan yang dapat diberikan bisa dengan daun-daunan dan bisa juga dengan memberi bekatul jagung, tepung ikan, kuning telur, ketan hitam, dan kalk.

Baca Juga:  5 Keuntungan Bisnis Hidroponik untuk Pemula

Selama masa perkawinan, siapkan pasir yang diletakkan di piring, lalu masukkan ke kandang. Kenapa menggunakan pasir? Jawabannya adalah karena jangkrik bertelur dengan media pasir. Agar penetasannya bagus, pemberian indukan harus tepat, yaitu dengan perbandingan jantan 2 ekor dan betina 10 ekor per kandang.

Loading...