Cara Beternak Sapi Limosin, Si Bongsor Terbesar di Dunia


Pertanianku Sapi limosin merupakan salah satu sapi terbesar yang ada di dunia. Sapi ini dikembangkan pertama kali di Haute-Vienne, Prancis. Mamalia ini memiliki ukuran tubuh yang besar, panjang, serta bulu tebal berwarna cokelat tua di seluruh tubuh, kecuali bagian sekeliling mata dan lutut ke bawah yang berwarna cokelat terang.

Sapi limosin
Foto: Google Ima30

Sapi limosin merupakan jenis sapi pedaging yang memiliki nilai jual tinggi. Karenanya, tak heran jika banyak orang yang kini mulai mengembangkan sapi jenis ini, termasuk para peternak di Indonesia.

Merawat sapi limosin sebenarnya tidak sulit. Sayangnya, tidak semua orang berhasil mengembangkan sapi limosin karena tidak mengetahui cara merawat dan melakukan penggemukan yang efektif serta efisien untuk sapi jenis ini.

Mereka umumnya hanya berfokus pada pemberian pakan yang banyak tapi mengabaikan faktor-faktor lain yang juga memengaruhi proses pertumbuhan dan penggemukan sapi. Nah, agar dapat mengembangkan sapi limosin hingga tumbuh besar dan sehat, berikut ini beberapa tips merawat sapi limosin yang perlu Anda perhatikan.

  1. Buat kandang yang baik

Kandang yang baik sangat diperlukan agar sapi limosin bisa berkembang dengan sempurna. Kandang sapi yang baik memiliki sirkulasi udara, pencahayaan yang bagus dengan posisi kandang menghadap ke timur, memiliki kemiringan tanah minimal 2—5%, serta memiliki kemiringan atap yang sesuai dengan bahan dan standar.

  1. Jaga kebersihan kandang dan tubuh sapi

Menjaga kebersihan kandang sapi secara rutin juga penting agar sapi merasa nyaman dan terhindar dari serangan penyakit. Selain itu, pastikan untuk memandikan sapi setiap hari dan memotong kukunya jika sudah panjang untuk menjaga kebersihan dan kesehatan sapi.

  1. Berikan pakan yang memiliki kandungan gizi cukup

Pakan dengan gizi yang cukup merupakan hal terpenting yang harus Anda perhatikan agar sapi tumbuh dan berkembang dengan sempurna. Pakan yang bergizi adalah yang memiliki banyak kandungan protein, karbohidrat, lemat, serta vitamin dan mineral. Selain itu, pakan yang Anda berikan sebaiknya berada dalam keadaan yang baik dan tidak tercemar kotoran atau bibit penyakit.

  1. Berikan pakan konsentrat
Baca Juga:  Syarat Wajib dalam Pembuatan Kandang Ayam Broiler

Menurut beberapa penelitian, penggemukan sapi dengan mengandalkan pakan hijauan saja ternyata kurang memberikan hasil yang optimal. Agar sapi cepat besar, penting bagi Anda untuk mengombinasikan pakan hijauan dan konsentrat sebagai makanan sehari-harinya.

Konsentrat adalah campuran berbagai macam bahan pakan yang mengandung nutrisi tertentu, misalnya karbohidrat, protein, lemak kasar, serta mineral. Konsentrat ini bisa berasal dari bermacam jenis, mulai dari ampas tebu, ampas tahu, dedak, bekatul, biji kedelai, dan lain sebagainya.

  1. Berikan vitamin

Selain pakan, vitamin juga menjadi salah satu nutrisi penting yang dibutuhkan oleh sapi agar dapat berkembang dengan baik. Untuk itu, pastikan untuk memberikan vitamin dalam jangka waktu tertentu untuk membantu sapi-sapi agar lebih sehat dan kuat.

  1. Berikan vaksinasi

Vaksinasi juga sangat penting bagi sapi. Agar sapi limosin bebas dari penyakit dan virus, jangan lupa untuk memberikan vaksinasi kepada sapi-sapi sejak awal Anda mengembangbiakkannya.

  1. Berikan obat anticacing

Agar sapi limosin terbebas dari cacing-cacing parasit, Anda juga perlu memberikan obat cacing untuk membunuh cacing-cacing yang ada di dalam tubuhnya. Beberapa bahan yang bisa anda gunakan untuk membuat obat cacing tradisional antara lain temu ireng, kunyit, temulawak, serta telur ayam kampung.