Cara Budidaya Delima


Pertanianku – Delima diduga berasal dari negeri Persia. Tanaman ini kemudian menyebar ke seluruh bagian dunia. Delima atau pomegranate dinikmati sebagai buah segar saat matang dan sering dibuat rujakan saat acara adat. Tabulampot delima umumnya akan berbuah setelah berumur 2—3 tahun.

Cara Budidaya Delima

Perbanyakannya dengan biji atau cangkok. Penampilan tanaman delima (Punica granatum Linn) tidak kalah dengan tanaman hias lainnya saat ditanam dalam pot. Ia memiliki cabang yang banyak, rimbun, dan berdaun kecil. Buahnya yang bulat sampai bundar itu bergelantungan di tandan-tandan buah sehingga terlihat sangat menawan.

Penampilan seperti itu akan selalu dinikmati pemiliknya karena tabulampot delima bisa berbuah sepanjang waktu jika kondisi lingkungannya sesuai. Tak heran jika kini banyak hobiis buah yang menanam delima dalam pot.

A. Bertanam di Pot

  1. Siapkan pot, lalu masukkan pecahan genting atau batu bata merah ke dalam dasar pot, lalu lapisi dengan ijuk. Setelah itu, masukkan media tanam yang telah ditambah pupuk NPK (15-15-15), dolomit atau kalsit, dan tepung arang; lalu buat lubang tanam. *Untuk 10 kg media tanam, tambahkan 50 g NPK, 25 g dolomit atau kalsit, dan 1 kg tepung arang.
  1. Siapkan bibit yang berasal dari cangkok, lalu keluarkan dari polibag. Selanjutnya, masukkan bibit ke dalam lubang tanam. Timbun bibit dengan media tanam dan padatkan media ke arah pangkal batangnya.
  1. Siram tanaman dan media tanam hingga basah, lalu letakkan tanaman di tempat terlindung atau tutup dengan plastik bening selama beberapa hari. Setelah tumbuh tunas baru, batangnya.

B. Agar Rajin Berbuah

Tabulampot delima yang menyukai sinar matahari ini perlu dirawat agar tumbuh optimal dan berbuah lebat. Adapun perawatannya berupa penyiraman, pemupukan, dan pemangkasan.

  • Penyiraman
Baca Juga:  Alpukat dan Almond Bisa Cerdaskan Otak Manusia

Penyiraman dilakukan dua kali sehari, yaitu pagi dan sore hari, terutama saat tanaman masih muda.

  • Pemupukan

Tanaman yang telah berumur tiga bulan bisa diberi pupuk NPK tablet sebanyak 3 butir per pot. Pemberian pupuk tersebut diulangi setiap tiga bulan. Namun, jika tanaman sudah berumur lebih dari setahun, berilah 5 butir per pot NPK tablet. Di samping pupuk NPK, berikan pula pupuk daun, misalnya POB 2000, Complesal, atau Kemira WS. Lakukan pemupukan daun setiap 10—15 hari sekali.

Sumber: Buku 20 Tabulampot Rajin Berbuah

loading...
loading...