Cara Budidaya Gracilaria sp., Rumput Laut untuk Agar-agar


Pertanianku Gracilaria sp. merupakan salah satu jenis rumput laut yang biasa digunakan sebagai bahan baku agar-agar. Oleh karena itu, budidaya Gracilaria sp. cukup menjanjikan. Rumput laut ini dapat dikembangbiakkan dengan mudah di tambak. Alasannya, yaitu karena Gracilaria sp. cukup adaptif terhadap lingkungan tambak dengan salinitas 15—30 ppt.

budidaya Gracilaria sp.
Foto: Google Image

Jika Anda ingin menekuni budidaya Gracilaria sp. ini dengan sungguh-sungguh, simak langkah-langkah budidayanya berikut ini.

1. Pemilihan lokasi budidaya

Pemilihan lokasi budidaya Gracilari sp. sangat menentukan tingkat kesuksesan bisnis ini. Ada dua jenis pemilihan lokasi tambak. Pertama adalah kondisi tambak secara alami, dan yang kedua adalah kondisi tambak yang bisa diakali.

Keadaan yang sudah ada pada tambak itulah yang dimaksud dengan kondisi alami tambak. Sementara, suatu kondisi tambak yang harus disesuaikan dengan standar budidaya rumput laut Gracilaria sp. yang dimaksud kondisi tambak yang diakali.

2. Teknik pembibitan

Pembibitan Gracilaria sp. cukup mudah. Carilah indukan yang tumbuh dengan subur, memiliki banyak cabang, dan terlihat sehat. Pisahkan atau pecah rumput laut tersebut menjadi 3—4 bagian.

Hasil pemecahan tersebut bisa Anda gunakan sebagai bibit baru yang akan ditanamkan, atau juga sebagai bibit pengganti tanaman yang gagal tumbuh. Pada dua minggu berikutnya, lakukanlah pemecahan lagi, dan ulangi proses sebelumnya.

3. Proses penanaman

Kuras habis air dari dalam tambak, lalu taburkan pupuk kandang di atasnya. Bajak tanah agar pupuk dapat tercampur dengan sempurna. Namun, jika kondisi tanah terlalu keras, Anda bisa menebarkan pupuk TSP. Ketebalan tanah pada dasar lahan budidaya Gracilaria sp. baiknya 10—15 cm. Setelah pupuk ditaburkan secara merata, biarkan tambak selama 3 hari agar mengering.

Semprotkan zat pembunuh patogen atau hama yang lainnya ke dalam tambak. Obat yang biasa dipakai adalah Saponin dengan dosis 40—50 kg / ha. Setelah dilakukan penyemprotan, masukkan air hingga kedalaman 20 cm. Diamkan selama satu hari satu malam, lalu diamkan kembali.

Baca Juga:  Naiknya Harga Kelapa Sawit di Pesisir Selatan

Setelah tambak mengering, cek sekali lagi kebersihan tambak. Hindari bangkai, gulma, ataupun sampah lainnya yang bisa mengganggu pertumbuhan rumput laut nantinya. Masukkan kembali air dengan kedalaman 10 cm, lalu tebarkan bibit rumput laut Gracilaria sp. secara merata. Jangan terlalu rapat dan jangan terlalu renggang pula. Jumlah idealnya adalah 1 ton bibit rumput laut untuk 1 hektare tambak.

Jika pertumbuhan rumput lautnya baik, Anda bisa menambahkan 1 ton bibit lagi. Penebaran bibit yang terbaik adalah pada saat sore hari agar rumput laut tidak mengalami stres. Setelah semua bibit selesai ditebar, tambahkan lagi volume air hingga mencapai ketinggian 50 cm.

4. Cara pemeliharaan

Rumput laut adalah tumbuhan yang menyerap air tempat ia tumbuh. Oleh karena itu, ketersediaan makanan dalam air harus mencukupi. Demikian pula untuk kebersihan air di dalam tambak. Lakukan pergantian air 1 minggu sekali dengan memanfaatkan pasang surut air laut.

Kedalaman air harus berkisar 40—50 cm pada awal-awal penanaman. Saat mendekati masa panen atau di minggu ke-8, kedalaman air bisa ditingkatkan menjadi 60—70 cm. Amati pertumbuhan Gracilaria sp. pada minggu ke-2. Jika budidaya rumput laut Anda dirasa kurang subur, silakan menambahkan pupuk dengan kandungan N seperti urea.

Bersihkan area tambak dari lumpur, sampah, atau tanaman liar lainnya. Tujuannya, agar unsur hara dapat diserap secara optimal oleh Gracilaria sp. Hindari tambak tercemari oleh air tawar yang berkebihan karena akan menurunkan salinitas di tambak. Hal tersebut akan mengganggu pertumbuhan rumput laut Anda.